Ekosistem Pendidikan Seperti Apa yang Pas Untuk Anak? Semua Akan Dikupas Dalam Seminar FIP UM Besok

Infokampus.news, Malang – Ekosistem pendidikan yang baik bagi anak harus berasal dari pendidikan orang tua, sekolah dan juga lingkungan yang tepat. Namun selama ini belum ada sinergi yang tepat dari tiga elemen tersebut, hingga muncul konflik yang kerap terjadi. “Banyak kan sekarang orang tua yang memperkarakan guru dan sebagainya,” tukas Wakil Dekan 2 FIP UM Prof. Dr. Maisaroh

Untuk itulah pihaknya merasa penting melakukan sinergi antara orang tua, guru dan lingkungan terkait agar penguatan pendidikan karakter pada anak dapat berjalan lancar salah satunya dengan Seminar Nasional yang digelar besok (16/11) dengan tajuk “Sinergitas Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat Dalam Penguatan Pendidikan Karakter.” Paparnya.

“Untuk itu kami menggelar acara ini, besar harapan kami dengan acara ini muncul formulasi khusus. Bagaimana membentuk ekosistem pendidikan keluarga agar jadi poros utama pendidikan dan sekolah serta masyarak menjadi bentuk pendididikan yang baik maka ada yg positif juga.” Tambahnya.

Sinergi Ekosistem Pendidikan yang Baik, Para Aktifis dan Praktisi Akan Turut Serta

Nantinya dalam acara ini, kak Seto akan memberikan pencerahan dalam pembentukan ekosistem yang baik antar elemen tersebut. “Maka dari itu sekitar 1500 peserta yang hadir besok terdiri dari mahasiswa, dosen, guru, ada praktisi pendidikan lalu aktifis homeschooling, masyarakat luar juga kami undang supaya sama-sama saling belajar.”

Ternyata hal ini disambut baik dan diharapkan juga menjadi upaya mensukseskan program PPK dari pemerintah. “Kemarin saya beri informasi dari PAUD itu dan antusias juga, kami sangat beraharap acara ini bisa menjembatani antar elemen agar lebih bisa bersinergi,” Tutup ketua pelaksana seminar Dr. Erin Sugeng. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selisih 2 Poin, Tiga Mahasiswa UIN Maliki Ini Curhat Lega Bisa Jadi Runner Up Lomba Debat Bahasa Arab Asia Tenggara

Persaingan ketat dalam lomba debat bahasa Arab Asia Tenggara yang digelar beberapa waktu lalu membuat 3 mahasiswa

Close