Keren! Ekspedisi MAPALA UI Temukan Gua Tersembunyi di Bumi Cenderawasih

Infokampus.newsMahasiswa Pencita Alam (Mapala) UI telah merampungkan ranmgkaian kegiatan lapangan beruap Ekspedisi Bumi Cenderawasih yang dihelat sejak 09 Agustus 2018, uniknya kali ini mereka berhasil menemukan Gua Tersembunyi di Bumi Cenderawasih Papua Barat.

Total sebanyak empat tim yang terjun, yakni tim bakti sosial kesehatan, serta tim penjelajah yang terbagi atas tim telusur gua, paralayang dan arung jeram, sudah menyelesaikan tugasnya di Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat.

Satu tim ekspedisi Mapala UI sukses menemukan tujuh belas mulut gua tersembunyi di kawasan Karst Pegunungan Arfak, Papua Barat. Penemuan tersebut berhasil dihimpun usai tim turun lapangan di Distrik Testega. Penelusuran dilakukan oleh tiga anggota Mapala UI, Satu mahasiswa Universitas Papua dan satu mahasiswa Institut Kesenian Jakarta sebagai penanggung jawab dokumentasi.

Melalui penemuan ini, Mapala UI menjadi tim pertama yang menembus kawasan Karst di Distrik Testerga, selama enam hari, tim telusur gua berhasil emlalui berbagai tantangan medan yang lumayan ekstrem, seperti tebing-tebing dan cerukan-cerukan yang mendominasi jalur.

Tim lainnya yang terdiri dari mahasiswa dan dokter Rumpun Ilmu Kesehatan UI sukses menjangkau total sebanyak 300 pasien dan puluhan masyarakat umum serta siswa-siswi sekolah dasar di desa-desa tersebut.

Pencapaian sebagai tim perdana juga ditoreh oleh tim paralayang yang berhasil melintasi angkasa Danau Anggi Giji dan Anggi Gida, Kabupaten Pegaf, selama empat hari mereka memetakan titik-titik terbang dan mendarat yang ideal walaupun kondisi angin dan cuaca di sekitar danau terbilang kurang ramah.

Sementara itu tim Arung Jeram menemukan dan memberi nama beberapa titik jeram di bagian atas maupun bawah. Titik jeram bagian atas cocok bagi wisatawan yang memang punya keahlian, sementara titik jeram bagian bawah dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata yang lebih umum.

Ketua Pelaksana Ekspedisi Bumi Cenderawasih berharap rangkaian kegiatan ekspedisi mampu memberikan banyak manfaat bagi pengembangan pariwisata di Papua Barat.

“Kedepannya, tempat-tempat yang kami kunjungi ini dapat menajdi rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk kemudian dikembangkan menjadi destinasi-destinasi wisata minat khusus yang akan turut mengangkat popularitas serta menambah pemasukan Papua barat.” Ujar Fathan.

Rekomendasi tersebut dikemas dalam rupa diskusi umum yang dihelat Mapala UI di Kantor Gubernur Papua Barat pada Senin (27/8) yang dihadiri sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat, kedepannya di bulan Maret mendatang, Mapala UI menerbitkan laporan lengkap terkait ekspedisi. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Naik 3 peringkat Undip
Naik 3 Peringkat, Universitas Diponegoro Raih Juara 3 PIMNAS ke-31

Infokampus.news – Universitas Diponegoro berhasil meraih juara 3 Pimnas ke-31 (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). Sabtu (1/9) malam di UNY Yogyakarta.

Close