EM Tidak Punya Peranan? Ini Janji Capres-Cawapres EM UB di Debat Terbuka

Infokampus.news, Malang –  Berbeda dengan debat terbuka calon Dewan Pereakilan Mahasiswa (DPM), debat terbuka calon presiden dan wakil presiden Eksekutif Mahasiswa (EM) berlangsung dengan suasana redup. Hujan yang mengguyur lokasi debat terbuka, menyebabkan hanya sedikit mahasiswa yang menyaksikan debat terbuka antar kedua pasangan Capres-Cawapres EM ini.

Saling Lontar Pertanyaan, Kedua Paslon Soroti Partisipasi Mahasiswa UB dalam PEMIRA

Dalam sesi saling lempar pertanyaan, pasangan calon nomor 1 menyoroti bagaimana partisipasi dari segi peserta maupun pemilih yang kian tahun makin menunjukan grafik yang menurun. Menurutnya, krisis kepemimpinan dan sikap apatis ini yang harus menjadi sorotan oleh siapapun Presiden dan Wakil Presiden EM kedepannya.

Baca Juga:

“Oleh karena itu, bagaimana tanggapan kalian terhadap fenomena krisis tersebut?,” tanya pasangan Fajri-Salman.

“Menurut kami, hal tersebut dikarenakan tidak berjalannya proses kaderisasi yang ada dalam lembaga-lembaga demi menyiapkan calon pemimpinnya kedepannya. Selain itu, tidak meratanya pemahaman bahwa kita yang harus bergerak, kita yang harus membuat prrubahan yang membuat banyak mahasiswa tidak lagi aktif untuk berpartisipasi dalam program kemahasiswaan seperti ini,” ungkap pasangan Udin-Hasna.

Menanggapi pernyataan tersrbut, paslon no.1 berpendapat bahwa, PEMIRA kali ini bisa dijadikan tolak ukur dimana fenomena krisis kepemimpinan dan partisipasi masih terjadi di UB. Sekiranya kedepan, mahasiswa bisa lebih aktif dalam mengikuti program kemahasiswaan sperti ini.

Peran EM yang Tidak Dirasakan Mahasiswa, Salah Satu Penyebab Minim Partisipasi

Salah satu audiens memberikan tanggapan terkait permasalahan partisipasi yang sempat di bahas oleh kedua calon Presiden dan Wakil Presiden EM. Menurutnya, realitas yang ada dilapangan menunjukan bahwa mahasiswa sudah tidak lagi merasakan peran EM di kehidupan kampus, sehingga siapapun yang terpilih nantinya mahasiswa sudah bersikap masa bodo karena yakin tidak akan merasakan keberadaan EM sebagai wadah aspirasi mahasiswa.

“Apalagi belakangan ini EM selalu didominasi oleh kelompok yang sama, pastinya banyak mahasiswa sudah beranggapan bahwa gebrakan yang akan dibuat EM nantinya ya akan sama saja,” papar audiens debat tersebut.

Peran EM hilang? Tenang, Kedua Paslon Sudah Siapkan Program Andalan

Menanggapi perihal tersebut pasangan Fajri-Salman mengaku sudah menyiapkan program andalan yang akan membuat EM kembali dirasakan mahasiswa. “Kami susah menyiapkan 18 program yang bisa dilihat di lini masa kami. Dengan program ini kami yakin mahasiswa UB dari Mahasiswa Baru sampai ankatan tua akan kembali merasakan Peran EM,” jelas pasangan No. 1 ini.

Sedangkan, paslon nomor 2 Udin-Hasna juga mengaku sudah menyiapkan 4 program unggulan demi terciptanya EM yang dekat dengan masyarakat Brawijaya. “Kami,sudah menyiapkan 4 program yaitu karya bareng, aksi bareng, rangkul bareng, dan peka bareng. Dari 4 pilar ini kami yakin kami akan menyentuh masyarakat Brawijaya secara menyeluruh,” paparnya.

Penulis : Ucha Julistian
Editor : Galuh Pandu

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Demi Menang Porseni Maba UM, Tim Ini Rela Bagi-bagi Lapangan

Persiapan menghadapi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) tidaklah sedikit. Ditemui seusai pembukaan Porseni, salah...

Close