Expo Scholarship UB : Ingin Beasiswa? Mahasiswa Harus Jemput Bola

Infokampus.news, Malang – International Association In Agricultural and Related Science Local Committee Universitas Brawijaya (IAAS LC UB) menyenggalarakan Seminar dan Expo International Scholarship Seminar hari ini, Senin,7 Oktober 2016. Pada penyelenggaraan ke 6 tahun ini, IAAS mengambil tema seminar “Break Your Limit Through Scholarship”.

Virna Irda ketua pelaksana seminar menjelaskan tema ini diambil setelah IAAS melaksanakan survey terkait keinginan mahasiswa kedepan, hasilnya sebagian besar mahasiswa merespon ingin melanjutkan kuliah di luar negeri. Namun alasan keterbatasan ekonomi maupun fasilitas, menjadi hambatan mereka untuk menggapai cita-cita.

Baca Juga :

“Atas alasan tersebut maka dari itu kami membuat acara seminar dan expo ini demi memberikan pemahaman bahwa ternyata kuliah ke luar negeri itu gampang loh dengan mendapatkan beasiswa,” ujar Mahasiswi FTP tersebut kepada Infokampus.

Mahasiswa Harus Tahu Informasi, Jangan Informasi yang Tahu Mahasiswa

Hadir sebagai salah satu pemateri Taufik Effendi, akademisi tunanetra yang berhasil mengdapatkan beasiswa di 8 negara menjelaskan, bahwa kuliah di luar negeri itu gampang didapatkan asal kita benar-benar berkomitmen terhadap beasiswa yang kita kejar itu. Selain itu mahasiswa harus proaktif jemput bola mencari informasi beasiswa.

“Masa kalian kalah sama saya yang mempunyai kekurangan ini, beasiswa itu banyak yang penting diri kita mau atau tidak mendapatkannya,” kata Taufik.

Adapun sejumlah penerima beasiswa luar negeri seperti Gugun Gumilar, Muhammad Dhafi Iscandar, Tony Dwi Susanto, Annisa Hasanah serta salah satu pengajar di Osaka University Widhi Dyah Sawitri hadir dalam seminar beasiswa di Samantha Krida Universitas Brawijaya.

Penulis : Ucha Julistian
Editor : Galuh Pandu

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Industri Musik Malang Berpotensi Menasional, Sayang Jalan di Tempat

Industri musik Indie daerah diyakini bisa masuk ke ranah industri musik nasional. Owner Grim Studio Yobbi Ananta menyebut bahwa Industri...

Close