Berminat Masuk Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya? Simak Dulu Informasi Ini!

Infokampus.news, Malang – Sobat FoKus yang berminat masuk Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) Malang dari 3 jalur masuk SNMPTN, SBMPTN maupun jalur Mandiri wajib menyimak informasi ini. Sebagai salah satu fakultas favorit dengan berbagai jurusan yang memiliki peminat tinggi, Sobat FoKus perlu tahu seberapa tinggi daya saing untuk masuk salah satu jurusan di fakultas ini.

Dekan FKUB, Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes., ditemui saat melakukan bincang bincang santai dengan wartawan pagi ini (2/2) menyebutkan tahun ini kuota mahasiswa baru sarjana strata satu FK turun. Hal ini disebabkan karena jurusan kedokteran seluruh Indonesia memiliki peraturan khusus dari Kemenristekdikti.

“Kalau di tahun 2016 kemarin saja kami membuka hanya untuk sekitar 240-an mahasiswa baru. Tahun ini kami hanya mengambil 225 orang saja untuk pendidikan dokter. Alhamdulillah peminatnya memang masih tinggi sekitar di angka 1:30, kami tertinggi kedua di Indonesia setelah UNPAD,” ungkapnya pada wartawan.

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Miliki Peminat Tinggi

Tentu peraturan ini dibuat khusus oleh Kemenristekdikti untuk menjaga kualitas dari lulusan Fakultas kedokteran di seluruh Indonesia. Meskipun sekilas terlihat paling banyak peminat di jurusan pendidikan kedokteran UB ini, ternyata angka yang paling banyak peminat diduduki oleh Program Studi Farmasi.

Baca Juga :  Cari Tahu Yuk Cara Masuk PTN Selain Jalur SNMPTN dan SBMPTN

“Tapi tahun ini kami buka kuota untuk farmasi 120 orang, kebidanan 110 orang, dan gizi 110 orang,” jelas wakil Dekan I FKUB Dr. dr. Wisnu Barlianto menambahkan.

Di samping jumlah mahasiswa masuk yang diperhatikan agar kualitas lulusan tetap terjaga dengan baik, Dekan I menyebutkan tahun ini UB memiliki target untuk mendapat akreditasi internasional AUNQA yang sudah diajukan tahun lalu. Tak tanggung-tanggung, persiapan menuju akreditasi internasional ini dilakukan selama 5 tahun.

Insya Allah kami dapat tahun ini karena dari evaluasi kemarin tidak banyak kritik. Selain itu yang  beberapa masih “B” karena baru, kami berharap bisa segera naik jadi “A”,” tutup Dekan I. Ditunjang dengan rasio dosen mahasiswa saat ini 1:20, pihaknya menjamin para lulusan nantinya memiliki kualitas yang tetap terjaga dengan baik. (Pus)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *