Fakultas Teknik Wakili UB dalam Workshop Konsorsium Riset Hankam

Infokampus.news – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Workshop Konsorsium Bidang Pertahanan dan Keamanan (Hankam) dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21.

Tenaga akademik dari Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB), Rudy Yuwono, ST., M.Sc, berpartisipasi dalam Workshop Konsorsium Riset Hankam, Kamis (11/8/2016) di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat UNS Surakarta.

Kegiatan yang digelar berbarengan dengan peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) XXI dan TNI-UNSTechnomilitary Festival tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang TNI, Lembaga Litbang LPNK dan Industri.

Diharapkan, para peneliti berkontribusi terhadap penguatan riset dan hilirisasi hasil riset bidang Hankam di Indonesia.

Baca Juga:

“Dalam riset di bidang hankam ternyata banyak lembaga yang masih berjalan sendiri-sendiri. Contohnya ada 4 lembaga berbeda yang membuat radar atau roket. Maka dari itu diperlukan konsorsium ini,” kata Rudy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/8/2016).

Rudy sendiri diundang berpartisipasi dalam konsorsium dikarenakan perannya dalam pengembangan riset di bidang hankam pada tahun 2007-2009 dengan biaya DIKTI berjudul Monostatic Microwave Radar untuk Radar Militer”.

Sementara, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Panglima Tinggi TNI Jend. TNI Gatot Nurmantyo sekaligus sebagai pembicara kunci; Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Dr. Ir. Jumain Appe, M.Si (pembicara utama); Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Dr. Muhammad Dimyati (pembicara utama); Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Dr. Ir. Timbul Siahaan (pembicara utama), Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS dan 128 peserta yang terdiri dari peneliti-peneliti bidang Hankam seluruh Indonesia.

“Salah satu isu yang dibahas adalah pengembangan Unmanned Aerial Vehicle (pesawat tanpa awak) yang dikembangkan PT. DI dan BPPT,” bebernya.

“Ke depan Fakultas Teknik melalui Badan Penelitian & Pengabdian Masyarakat akan aktif berpartisipasi dalam riset bidang hankam dengan konsorsium agar lebih terkoordinasi,” imbuh dosen Teknik Elektro ini.

Sementara itu, Jend. TNI Gatot Nurmantyo sebagai pembicara kunci dalam pidatonya bertajuk “Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri sebagai Modal Membangun Menuju Indonesia Emas”, banyak membahas terkait energi sebagai latar belakang konflik dan perkembangan lingkungan strategis dunia. (FA)

 

Sumber: Prasetya UB

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ini Perjuangan Dibalik Medali PKM-GT ITS!

Kemeriahan Pimnas ke-29 di IPB meninggalkan banyak cerita unik. Salah satunya cerita perjuangan dibalik medali PKM-GT ITS.

Close