FEB UB Gelar Kuliah Tamu, Deputi Gubernur BI Jelaskan Perekonomian Terkini dan Bauran Kebijakan Bank Indonesia

Infokampus.news, Malang –  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) kembali mengadakan Kuliah Tamu dengan judul “Perekonomian Terkini dan Bauran Kebijakan  Bank Indonesia” di FEB UB Rabu (12/3) lalu.

Hadir dalam kuliah tamu untuk memberikan materi yakni Deputi Gubernur Bank Indonesia  Bapak Dody Waluyo, beliau menjelaskan istilah bauran kebijakan diangkat sejak 2018. “kebijakan konvensional moneter tidak lengkap jika tidak didampingi kebijakan lain,” jelas dia. Karena itu salah satu tugasnya di BI adalah berdiskusi dengan bank sentral negara lainnya.

Sesuai mandat dari UU BI, maka tugasnya adalah menjaga inflasi rendah dan rupiah stabil. Hal itu kemudian dibaurkan pada kebijakan lain. Jika inflasi rendah, suku bunga terjaga, maka dampaknya pada stabilitas keuangan. Stabilitas keuangan sama dengan stabilitas moneter.

Akan tetapi Jika keuangan tidak stabil, perbankan bermasalah, maka terjadi ketidakefektifan di moneter. Di dalam gambaran bauran tugas pokok itu, BI melakukan kebijakan prudensial. Sejauh ini UU BI belum diamandemen. Sehingga menjalankan apa yang diamanatkan di UU.

Selain Deputi Gubernur Indonesia, turut hadir pula Azka Subhkan selaku kepala wilayah Bank Indonesia kota Malang menyampaikan data yang cukup menyenangkan yakni pada tahun 2017 wilayah kerja Bank Indonesia di 7 Kabupatan atau Kota Malang pertumbuhan ekonomi meningkat 5,57% meningkat diatas jatim yang hanya 5.45 % dan Nasional 5,47 % harapan kedepannya semoga di tahun 2019 bisa meningkat lagi.

Berbicara mengenai ekonomi dunia saat ini, pertumbuhan ekonomi dunia mengalami penurunan. Hal ini mengakibatkan suku bunga menjadi lebih tetap, dari sisi likuiditas dana mengalir ke negara berkembang karena suku bunga lebih menarik. Dampak bagi Indonesia adalah penurunan dalam hal ekspor maupun impor.

Beberapa kebijakan stabilitas ekonomi yang sedang dilakukan Bank Indonesia dalam bauran kebijakan ekonominya antara lain: stabilitas yang akan memberikan multiplier effect bagi sektor lain, peningkatan daya saing dan produktifitas untuk meningkatkan perekonomian, serta sinergi kebijakan antara lembaga pemerintahan.

“apalagi ini tahun pemilu sangat mengganggu perekonomian Gara-gara Pilpres menganggu ke dana perbankan, tidak ada yang kredit mengakibatkan angka turun dan dampak kecemasan konsumsi masyarakat” Tutur Dody Lebih Lanjut.

Mengkritisi isu ekonomi terkini, Menurut Wakil Dekan 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Dr. Muh Khusaini, SE., M.Si. MA.   menjelaskan bahwa kuliah tamu ini sangat penting bagi mahasiswa karena sebagai calon ekonom, mahasiswa ekonomi mampu menganalisa dan mengkritisi isu ekonomi saat ini.

“Harapan saya mahasiswa yang ikut kuliah tamu bisa mendapatkan informasi paling update mengenai perkenomian di Indonesia, selain itu diharapkan BI Corner di perguruan tinggi, bukunya juga update agar mahasiswa mengetahui perubahan yang terjadi. sebab bekerja di sektor perbankan sudah sangat turun prospeknya tergerus arus digitalisasi” Ungkap Guru Besar UB  Prof Chandra Fajri Ananda SE MSc PhD yang juga mantan Dekan FEB UB. (Jul)

 

 

 

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
protect magic mahasiswa UB
Protect Magic: Pelindung Ponsel Organik Ala Mahasiswa Universitas Brawijaya

Infokampus.news - Universitas Brawijaya (UB) Malang lagi-lagi menyumbang inovasi di bidang agroekoteknologi. Lima mahasiswa dari tiga fakultas berbeda berhasil menciptakan

Close