Gelar Festival Budaya Nusantara, Kebhinekaan Terasa Kental di Kampus IKIP Budi Utomo

Infokampus.news, MalangIKIP Budi Utomo (IBU) hari ini (15/1) menggelar festival budaya nusantara. Acara yang digadang-gadang akan menjadi acara tahunan ini menurut rektor, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., sangat penting digelar. Tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia, namun juga menghilangkan sekat antar budaya.

“Kami ini sebagai masyarakat di kalangan kampus harus ada jiwa kebhinekaan dan toleransi. Sekat dan SARA bisa terkikis khususnya di kalangan mahasiswa karena mahasiswa ini agent of change yang bisa menularkan pemikiran toleransi yang berawal dari kegiatan seperti ini akhirnya jadi mengakar lalu jadi kebiasaan,” ujarnya pada wartawan.

Momen perayaan budaya seperti ini memang hal yang sudah biasa dilakukan di kampus ini. “Momen kebhinekaan yang memang sudah jadi ideologi IKIP Budi Utomo tentang keindonesiaan,” tambahnya.

festival budaya nusantara 2

Festival Budaya Nusantara Mulai Sabang Sampai Merauke Ada di Kampus IBU

Total sebanyak 20 peserta festival budaya hari ini menyuguhkan berbagai kebudayaan etnik khas masing-masing daerah mereka. Untuk lomba silat sendiri ada 10 peserta yang berhasil masuk ke final.

“Total pendaftar festival budaya 40 orang dan pendaftar silat ada 30 peserta,” ujar ketua pelaksana festival.

Mulai dari tarian Sulawesi, Maluku, Kalimantan, Manado, Atambua, Sumatra Selatan, hingga Lampung dan beberapa daerah lainnya disuguhkan pagi ini.

“Kita harus tetap memegang budaya sendiri sebagai spirit kita dengan juga mempelajari budaya baru agar tidak ketinggalan zaman. Tetaplah berkompetisi dengan bangsa yang lain agar bisa bersaing, tapi tidak perlu melepas identitas jati diri bangsa kita yang sebenarnya,” tutup rektor. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
bantuan hukum tepercaya
Butuh Bantuan Hukum Low Budget? Nantikan Aplikasi Solutif Ini

Infokampus.news, Malang - Terkadang kita sering merasa minder untuk mencari bantuan hukum tepercaya karena budget minim. Padahal masalah yang kita

Close