Fisip UMM Gelar Seminar Bahas Prospek Sospol Jokowi Jilid II

INFOKAMPUS.NEWS– Kontestasi pemilihan pemimpin tertinggi NKRI telah usai. Jokowi jilid II adalah pilihan yang telah dilantik sebagai tampuk kepemimpinan negara berikutnya. Sejumlah isu pluralisme, politik identitas, hadirnya keterlibatan milenial dalam era sekarang, menjadi sebuah fenomena menarik untuk dikaji. Hadirnya identitas sebagai simbol yang melekat pada individu ataupun kelompok nampaknya dijadikan sebagai salah satu strategi politik kampanye yang tujuannya adalah meraih suara.

Hal ini tidak menjadi masalah apabila tidak menimbulkan keresahan sosial masyarakat. Namun strategi politik identitas dalam kontestasi elektoral yang berkembang cenderung berkembang ke arah destruktif yaitu keretakan relasi sosial masyarakat. Sesungguhnya dalam pesta demokrasi seharusnya kontestasi dapat membawa Indonesia kearah yang lebih modem. Mengingat Indonesia adalahnegara mayoritas muslim terbesar di dunia, Indonesia adalah negara multikultur, Indonesia menjadi salah satu sorotan dalam percaturan politik dunia.

Problematika di atas adalah secuil persoalan yang muncul dari kompetisi pemilu tahun  2019, meskipun dalam ranah elitis sendiri sudah memberikan contoh dan gambaran terkait penting nyamen jaga kerukunan dan perdamaian. Salah satu kolaborasi yang terjadi dalam Kabinet Indonesia Maju. Akan tetapi persoalan tersebut faktanya di tataran sosial masyarakat masih menyisakan gemuruh perseteruan akibat dari faksi-faksi dukungan terhadap salah satu pasangan calon presiden saat itu.

Baca Juga :  Kampus Unikama Bakal Terima 2000 Mahasiswa Baru di Tahun 2022

Berdasarkan dinamika persoalan di atas, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Malang akan mengadakan Seminar Nasional untuk umum dengan mengusung tema “Prospek Pembangunan Sosial Politik Indonesia Di Era Jokowi Jilid II”. “Kegiatan ini merupakan salah satu wujud sikap peduli sekaligus kontribusi kampus terhadap dinamika sosial politik di tanah air, terutama terkait dengan pembangunan sosial politik pasca kontestasi elektoral di Indonesia,” ujar Dr. Rinikso Kartono, M.Si, Dekan FISIP UMM.

Seminar Nasional ini akan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pakar di bidangnya diantaranya adalah (1) Peneliti Senior CSIS Prof.J.Kristiadi, (2) Budayawan M. Sobary, (3) Pakar Sosiologi FISIP UMM Dr. Vina Salviana DS, M.Si, (4) Pakar Gerakan Kesejahteraan Sosial FISIP UMM Dr. Oman Sukmana, M.Si, (5) Pakar Implantasi Budaya Nusantara FISIP UMM, Dr. Wahyudi, M.Si, (6) Pakar Komunikasi Tradisional FISIP UMM Muslimin Machmud, Ph.D, (7) Pakar Komunikasi Politik FISIP UMM Budi Suprapto, Ph.D, dan (8) Pakar Manajemen Organisasi Pelayanan Sosial FISIP UMM Dr. Fauzik Lendriyono. Seminar ini juga akan menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan ManusiadanKebudayaanIndonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy,M.A.P sebagai Keynote Speaker. Seminar nasional akan diadakan pada Rabu, 18 Desember 2019 pukul 08.00 di Basement Dome UMM dengan target peserta 500 orang dari berbagai elemen masyarakat. (Rls/Rfl/Sil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *