Gelar Aksi Brawijaya Menggugat, Ratusan Mahasiswa Tuntut Hak Memperoleh Pendidikan Yang Layak

Infokampus.news, Malang – Ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Brawijaya Hari ini (2/1) menggelar aksi didepan Gedung Rektorat Universitas Brawijaya. Sejak pukul 08.00 WIB, Ratusan masa aksi berkeliling fakutas di UB untuk menyuarakan dan mengajak mahasiswa UB lainnya untuk ikut aksi yang terpusat di Gedung Rektorat ini. Aksi yang bertajuk sebagai Aksi Brawijaya Menggugat ini juga bersamaan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang seharusnya bisa menjadi refleksi dan evaluasi pemenuhan perolehan hak pendidikan.

Ini Tuntutan Massa Aksi Brawijaya Menggugat

Adapun dalam massa aksi brawijaya menggugat ini menyerukan beberapa tuntutan diantaranya :

  1. Menolak Perguran Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH)
  2. Menolak kenaikan UKT
  3. Menuntut pembayaran UKT hanya utuk 8 semester
  4. Optimalisasi kebijakan parkir dan transportasi
  5. Mendorong rektorat dan dekanat untuk memperjelas status UB kediri
  6. MENYELESAIKAN permasalahan vokasi
  7. Memenuhi janji pemgadaan jaket, kaos, dan almamater
  8. Menuntut transparansi dana ub
  9. Selesaikan peemasalahan UKM
  10. Pembenahan fasilitas di UB
Aksi Brawijaya menggugat Sebagai Bentuk Evaluasi Kinerja Rekrorat

Koordinator Aksi Brawijaya Menggugat ini, Lambang Aji mengungkapkan bahwa aksi ini sebagai bentuk evaluasi dan peringatan bagi jajaran rektorat yang mana bertanggung jawab sebagai pihakpenyelenggara pendidikan di Kampus UB.

“Ini sebagai sebuah evaluasi dimana hak memperoleh pendidikan saat ini makin dihiraukan dengan beberapa kebijakan rektorat seperti perubahan menjadi PTN BH, kenaikan ukt, dan UKT untuk semsster 9. Belum lagi program yang masih mempunyai kendala lainnya seperti pengadaan jaket kejelasan vokasi dan kediri. Kami disini coba mengingatkan rektorat agar mau mengevaluasi kebijakan yang memnag tidak mempersulit hak memperoleh pendidikan,” paparnya.

Prof Bisri : Sudah Saya Setujui Kesepuluh Tuntutan 

Setelah massa aksi menunggu sekitar 2 jam, Akhirnya Rektor UB, Prof. Dr. Ir Mohammad Bisri, MS menemui massa aksi yang terus menyerukan namanya sleama aksi. Dalam penjelasannya, Prof. Bisri mengaku telah menandatangani kesepuluh tuntutan yang diajukan oleh massa aksi untuk selanjutnya diproses oleh pihak-pihak yang bersangkutan.

“Saya sudah menyetujui kesepuluh tuntutan, namun untuk tuntutan penghapusan UKT di atas semester 8 masih perlu perumdingan lain dengan dekanat dan juga untuk PTN-BH kami akan melibatkan perwakilan mahasiswa sebagaidelegasi saat hearing dengan pak menteri nanti. Saya juga ucapkan terima kasih sudah mengingatkan bahwa kita tetap saru brawijaya,” Ungkapnya. (Uch)

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Universitas Brawijaya Gelar Upacara Peringatan Hardiknas 2017

Infokampus.news, Malang - Universitas Brawijaya (UB) hari ini (2/1) mengadakan upacara dalam rangka perayaan Hardiknas 2017

Close