Gelar Sarjana Saja Tidak Cukup, Ini Faktanya!

Infokampus.news, Malang – Mahasiswa dituntut bersaing ketat dalam persaingan era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Dr. Puji Handayati, S.E, M.M, Ak . CA, C.MA, CIBA, CRS dosen Universitas Negeri Malang (UM) saat menjadi pembicara seminar yang digelar kampus Universitas Islam Malang menyebutkan adanya MEA, mahasiswa benar-benar dituntut untuk bersaing secara ketat.

“Sarjana yang anda semua dapat setelah lulus dari sini itu hanya level pendidikan saja belum menunjukkan kompetensi anda. Anda akuntan, akuntan yang ahli apa? Saya khawatir nantinya kalian terlalu europhoria dengan gelar ini padahal kita sudah memasuki era MEA,” ujarnya.

Persaingan Tenaga Kerja se-Asia Tenggara

Ia juga menyebutkan banyak hal yang harus diperjuangkan lagi setelah lulus kuliah ini, mengingat banyaknya saingan berat yang dapat masuk negara kita kapan saja dibutuhkan. Caranya adalah menambah gelar profesi atau gelar keahlian agar perusahaan tahu keahlian mahasiswa lebih spesifik. Dengan tujuan perusahaan yang bersangkutan akan mempertimbangkan kualitas kemampuan kita dibanding lulusan lain dari luar negeri.

Baca Juga :

“Saingan anda sekarang di depan mata dengan adanya ini tidak hanya akuntan lulusan UM, UB, ataupun UI, saingan anda sekarang adalah lulusan sarjana ekonomi se-Asia Tenggara. Anda harus sadari itu, tambah gelar profesi apa saja yang ada di luar sana untuk menunjang gelar anda setelah lulus ini nanti. Jangan mau hanya berhenti sampai disitu tanpa memiliki gelar kekhususan atau profesi ini, anda kurang bold nantinya,” pungkasnya.

Penulis : Irma Puspita
Editor : Galuh Pandu

Foto : Irma – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beasiswa S1 di Malaysia 2017 dari Ancora-Khazanah

Program Beasiswa S1 di Malaysia Ancora-Khazanah 2017 atau Ancora-Khazanah Asia Scholarship kembali dibuka bagi para mahasiswa.

Close