Gemar Konsumsi Makanan Kaleng? Simak Dulu Paparan Pakar Pangan UB Berikut Ini!

Infokampus.news, Malang – Menjaga konsumsi makanan pada bulan ramadhan ini memang menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan oleh masyarakat. Apalagi jika jenis makanan yang kita konsumsi merupakan profuk makanan kaleng, Beberapa hal tentunya perlu diperhatikan masyarakat sebelum membeli dan mengkonsumsi makanan dalam kemasan atau makanan kaleng. Hal tersebut disampaikan oleh Dua Pakar Pangan Dari Universitas Brawijaya (UB) Dr. Tri Dewanti W., M.Kes dan Dian Handayani, SKM., M.Kes., Ph.D.

“Makanan dalam kemasan ditujukan untuk menyimpan dan memperpanjang daya simpan, dapat diawetkan dengan cara dikeringkan, dibekukan maupun disimpan dalam kaleng. Pengemasan dengan kaleng banyak dipilih karena praktis”, jelas Dewanti Seperti dilansir di Laman UB.

Pakar Pangan UB : Masyarakat Harus Cermat Memilih Produk Makanan Kaleng

Menurut Perempuan yang juga merupakan dosen jurusan Teknologi Hasil Pangan ini, Masyarakat haruslah mengetahi beberapa hal penting yang harus di cermati dalam memilih maupun mengkonsumsi makanan kemasan atau kaleng.

“Harus di perhaikan sekali memang dalam mengkonsumsi makanan kemasan. Pilih kaleng yang dalam kondisi bagus. Tidak berkarat dan utuh. Perhatikan juga tanggal kadaluarsa, komposisi bahan, label dan identitas produsen maupun importir”, ungkapnya.

Jangan Berlebihan Konsumsi Makanan Kaleng, Utamakan Makanan Segar Berimbang

Sementara itu Menurut Dian Handayani, masyarakat harus sangatlah cermat dalam memilih makanan kaleng. Karena menurutnya, sebagus dan sebaik apapun pengolahan makanan kaleng pastinya ada penambahan zat tambahan yang membuat kandungan gizinya tidak sebaik makanan segar.

“Tambahan pangan ini pada umumnya pengawet, tinggi kadar garam, pemanis dan sebagainya. Garam tidak selalu asin, bahkan pada buah kaleng juga menggunakan natrium untuk pengawetan. Natrium ini akan mengikat air dan harus diperhatikan pada penderita hipertensi. Dikarenakan banyaknya zat tambahan yang terkandung dalam makanan kaleng, ada baiknya Utamakan makanan segar berimbang. Karena sebagus apapun kondisi makanan kalengan, dalam pengolahan dan pengemasannya akan ada kandungan yang berkurang,” Ungkap Salah Satu Pakar Pangan UB tersebut.

Perbanyak Makanan dan Pola Hidup Sehat Saat Berpuasa

Lebih lanjut, Kedua pakar pangan Universitas Brawijaya tersebut mengingatkan untuk membatasi asupan makanan kaleng. Karena makanan kaleng tidak baik bila dikonsumsi secara berlebihan. Keduanya juga mengingatkan untuk menjaga pola makan saat berpuasa dan menjelang hari raya, kedua dosen ini juga mengingatkan agar banyak makan sayur dan buah

“Perhatikan juga konsumsi lemak dan gula, dan yang penting tentunya llakukan olahraga ringan setiap hari”, pungkas Dian. (uch)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Presiden Jokowi Laksanakan Sejumlah Agenda Di Malang

Presiden Jokowi pagi ini, Sabtu, 3 Juni 2017, bertolak menuju Provinsi Jawa Timur guna melakukan kunjungan kerja

Close