Gerakan Nasional 1000 Startup Digital: Masuki Tahap Workshop, 100 Calon ‘Startup Founder’ Belajar Maksimalkan Potensi Kota Malang

Infokampus.news, Malang – Setelah melalui tahapan Ignition dan Networking Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Malang, sebanyak 200 peserta diseleksi menjadi 100 orang untuk mengikuti tahapan berikutnya, Workshop dimana para peserta akan belajar seputar bisnis di dunia startup.

Berlangsung di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang, Sabtu dan Minggu, 21-22 Januari, tahapan Workshop ini memberikan materi seputar Design Thinking, Business Model dan Market Validation.

Sebanyak 100 peserta terpilih dibagi menjadi dua kelas yang masing-masing diikuti oleh 50 peserta. Dalam tahapan ini peserta diharapkan dapat memetakan permasalahan, mengembangkan ide yang akan dibangun, serta memberikan solusi berdasarkan inspirasi yang telah mereka dapat dari tahapan Ignition. Sebelum memulai Workshop, peserta diarahkan untuk membentuk sebuah tim berjumlah tiga sampai lima orang yang terdiri dari elemen Hustler, Hipster, dan Hacker.

1000 Startup Digital
1000 Startup Digital

Hari pertama diisi oleh Fadli Wilihandarwo (CEO Pasienia dan Bagus Berlian), Evangelist (TEDx Tugu Pahlawan) yang memberikan mate​ri Design Thinking. Dalam sesi ini peserta fokus mengidentifikasi dan memetakan masalah yang ingin dipecahkan hingga menemukan alternatif solusi.

Hari kedua terdapat dua materi yang diberikan peserta. Brillyanes Sanawiri (Founder Mavens Mitra Perkasa) beserta Gilang Gibranthama (Head of Go Massage) yang memberikan materi seputar ​ Market Validation. Tujuannya adalah membantu peserta untuk memvalidasi alternatif solusi tersebut kepada masyarakat.

1000 Startup Digital
1000 Startup Digital

Setelah melakukan Market Validation, Tegar Sadewo yang merupakan finalis International Business Model Competition 2016, Microsoft HQ, Redmond US dan Abdul Qifli Sangadji, Co-CTO Jojonomic yang memberikan ​ materi ​Business Model. Peserta diajarkan tentang membuat bisnis model yang tepat untuk solusi yang sudah mereka yakini benar.

“Malang merupakan kota yang dikelilingi oleh sumber pengetahuan dan teknologi baru yang cocok untuk program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital ini. Diharapkan melalui gerakan ini, dapat memicu tumbuh kembangnya startup baru di kota Malang,” ungkap Brillyanes Sanawiri. Malang bukan lagi kota yang dapat dipandang sebelah mata. Sebab sudah banyak penggerak dan startup founder yang lahir dari kota apel ini. (an)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peminat Program Studi UB Tiap Tahun Berubah, Tahun 2017 Ini Akankah Muncul Prodi Favorit Baru?

Pengisian data SNMPTN secara online di setiap sekolah se-Indonesia sudah dibuka, Universitas Brawijaya yang sudah bersiap untuk merangking program studi...

Close