Gita Adinda Nasution, Mahasiswi Wirausaha Penemu Obat Diabetes dari Gula

Infokampus.news, Malang – Menjadi seorang wirausaha memang banyak menghasilkan manfaat yang bukan hanya dinikmati diri sendiri, tapi juga dinikmati oleh orang lain. Tengok saja salah satu alumni pemenang 1 Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI), Gita Adinda Nasution. Perempuan asal,Medan Sumatera Utara ini berhasil membuat produk obat untuk penyakit diabetes yang dinamakan Kopi Gula Gita (Kolagit).

Kelebihan Gula Merupakan Penyebab Diabetes? Ternyata Bukan!

Ditemui Infokampus dalam Acara Expo KMI di Samantha Krida, Gita menjelaskan bahwa pradigma masyarakat tentang penyakit diabetes yang disebabkan oleh kebanyakan gula itu Anggapan yang salah. Justru suatu gaya hidup tidak sehat yang menyebabkan timbulnya penyakit diabetes.

“Gula darah naik itu bukan karena gula, tapi organ tubuh yang tidak bisa mencerna gula tersebut. Apalagi manusia itu butuh glukosa. Jadi itu karena organ tubuh sudah cacat akibat makan makanan cepat saji serta gaya hidup kurang sehat,” jelasnya.

Baca Juga :

Didasari oleh keinginan Gita untuk menyembuhkan sang ayah yang menderita penyakit diabetes, akhirnya Gita berhasil menemukan racikan obat ampuh yang berasal dari tebu dan obat herbal lainnya. Dirinya pun membuka kesempatan bagi pasien yang ingin berkonsultasi langsung dengan dirinya kapan saja melalui telpon ataupun media sosial facebook seperti di Komunitas Peduli Diabetes dan Kolagit_ULBP.

Sebarkan Kebermanfaatan Terhaadap Sesama, Gita : Itu baru Wirausaha

Dirinya mengaku menjalani wirausaha kolagit ini bukan berdasarkan keuntungan. Karena menurutnya esensi wirausaha tidaklah sama dengan esensi bisnis. Wirausaha sendiri menurutnya haruslah menghasilkan suatu manfaat bagi orang lain.

“Bukan lah keuntungan yang dikejar dari menjadi wirausaha, tapi orang lain juga mendapatkan kebahagiaan yang sama seperti yang kita dapatkan. Saya berproses melalui kolagit ini tentu sajadengan dasar ingin menyembuhkan penyakit diabetes yang ada di masyarakat Indonesia dengan tidak memberatkan pasien itu sendiri,” ungkap Mahasiswi D3 Farmasi Universitas Sumatera Utara ini.

Tanggung jawab sosial dari bidang medis yang ia jalani saat ini pun dimaksudkan untuk membantu sesama. Oleh karenanya, jika ada kalangan yang dirasa tidak mampu untuk membeli Kolagit ini ia persilahkan untuk membelinya dengan harga semampunya.

“Karena ini merupakan proses membantu satu sama lain. Karna kesembuhan itu sesungguhnya bukan berasal dari obat obatan yang kita konsumsi, tapi dengan keikhlasan hati membantu sesama yang membuntuhkan,” paparnya.

Mahasiswa Wirausaha Harus Temukan Solusi dalam Masyarakat

Terakhir, dirinya berpesan untuk mahasiswa yang sedang atau ingin merintis menjadi wirausaha, kedepankan tanggung jawab terhadap sesama sebagai kuncinya. Karena menurutnya dengan kita juga memperhatikan sesama maka akan tergerak pula kita untuk mencari solusi dari segala masalah yang ada dimasyarakat.

“Karena menemukan solusi bagi suatu masalah masyarakat sangatlah bermanfaat. Selai itu masyarakat akan lebih senang dan terbantu oleh karya kita. Dan yang terpenting selalu minta doa orang tua dalam setiap langkah kita,” ujarnya menutup pembicaraan.

Penulis : Ucha Julistian
Editor : Galuh Pandu

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Rektor UNISMA: Sinergi Kementrian Ketenagakerjaan dengan Mahasiswa itu Penting!
Rektor UNISMA: Sinergi Kementrian Ketenagakerjaan dengan Mahasiswa itu Penting!

Kedatangan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, M. Hanif Dhakiri ke kampus Universitas Islam Malang (UNISMA) disambut antusias oleh Rektor UNISMA Prof....

Close