Gubernur Khofifah, Siap Rintis Pusat Bursa Kerja Bagi Difabel

Infokampus.news – Gubernur Jawa Timur terpilih Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si siap merintis program millenial Job center atau pusat bursa kerja bagi alumnus difabel Universitas Brawijaya (UB).

Hal ini diperlukan karena masih banyak industri rumahan yang membutuhkan tenaga kerja porfesional untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Dalam diskusinya dengan sejumlah mahasiswa difabel di ruang Rektor, Rabu lalu (15/8), Khofifah menanyakan beberapa pertanyaan.

“saya ingin ada sesuatu yang bisa emnyambungkan antara program Millenial Job dengan kemampuan mahasiswa difabel,” Ujar Khofifah yang menceritakan ada perusahaan garmen terkemuka yang benar-benar memanfaatkan kemampuan difabel.

Beliau menambahkan, ketika kita nanti menempatkan mereka disana melalui program magang, perusahaan garmen benar-benar menyerap kemampuan mereka 100 persen. Jasi seperti pada tahun 2015 kami menempatkan mahasiswa magang  10 orang dan mereka menggunakan 10 orang tersebut.

Sekertaris Pusat Study Layanan Disabilitas, Slamet Tohari menambahkan ada berbagai macam kemampuan yang dimiliki mahasiswa difabel, anatara lain di bidang programmer dan event ogranizer, bahkan ada yang menuai prestasi Internasional di Malaysia beberapa waktu lalu.

Rektor UB Prof Nuhfil mengatakan saat ini UB bekerja sama dengan perguruan tinggi di Jawa Timur membuat sebuah rencana strategis untuk membina dan mendampingi mahasiswa di berbagai macam bida, seperti pertanian dan peternakan.

Nantinya program Millenial Job center akan menyiapkan job training dan skill tambahan bagi lulusan S1 maupun pendidikan vokasi, sekaligus membantu starting up usaha, serta promosi bagi usahawan muda dan dukungan pembiayaan usaha pada tahap awal usaha.

“Harapannya bisa lebih memaksimalkan ada spesialisasi yang lebih memberikan kerja profesi mereka,” kata Khofifah.

Disaat yang bersamaan Gubernur terpilih Bu Khofifah melakukan kunjungan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang, dalam kesempatan itu Khofifah membicarakan karakter generasi milenial dimana generasi fasih menggunakan teknologi.

“karakter generasi z itu fasih teknologi, cenderung toleran, cepat berpindah dari pemikiran satu ke pemikiran lain. Generasi Z juga bisa disebut sebagai browser dimana generasi ini dengan mudah mencari informasi terlebih lagi dengan informasi lewat dunia maya dan media sosial” Ujarnya. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
bisa mengajar dan belajar nasionalisme
Lewat AIESEC, Aku Bisa Mengajar dan Belajar Nasionalisme di Thailand

Infokampus.news – Halo Sobat FoKus, tokoh inspirasi muda yang datang minggu ini adalah salah satu mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya

Close