Hadapi Persaingan Global, FEB UNISMA Undang Entrepreneur

INFOKAMPUS.NEWS – Universitas Negeri Islam Malang (Unisma)  tepatnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menyelenggarakan Seminar Nasional Kewirausahaan bertema “Membangun Jiwa Entrepreneur yang Inovatif di Kalangan Mahasiswa dan Pemuda dalam Persaingan Global”pada hari Jumat (27/9). Seminar ini bertempat di Gedung Pascasarjana Unisma Lt. 7. Seminar ini tujukan untuk sebagai usaha untuk meningkatkan jiwa entreprenuship mahasiswa.

Seminar yang diikuti oleh sekitar 600 maba Program Studi Manajemen Unisma. Ada dua pemateri yang memberikan inspirasi kepada mahasiswa baru Unisma ini. Pemateri pertama adalah Prof. Dr.Hj.  Nurhajati, SE, MS  dan Budiyanto, S.Pi. Budiyanto menjabat sebagai Ketua Umum Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia.

Acara Seminar Nasional Kewirausahaan ini dibuka oleh Nur Diana, SE,M.Si selaku Dekan FEB UNISMA. “Simak dengan baik kesempatan emas ini. Pengalaman tidak hanya di dalam kelas. Kita datangkan pelaku bisnis, user, untuk mencari kesuksesan dan belajar  menghadapi halangan supaya meraih masa depan yang lebih baik” pesannya kepada peserta seminar.

Saat memberi sambutan, Nur Diana juga mengajak mahasiswa untuk beradaptasi dengan perubahan. “menumbuhkan jiwa entreprenurship salah satu visi misi FEB bagi lulusannya.  Apalagi sekarang banyak tuntutan yang diinginkan terhadap lulusan  sarjana akuntansi dan sarjana manajemen. Revolusi industri 4.0 ditandai dengan kecepatan yang tinggi. Orang yang sukses, jika tidak  melakukan adaptasi terhada lingkungan, belum tentu sekarang bisa tetap sukses.” Ujarnya.

Baca Juga :  Resmi Diubah! UTBK 2023 Tanpa Tes Mata Pelajaran, Simak Alasannya

“Bu Nurhajati adalah seorang dosen dan pelaku bisnis. Sedangkan Pak Yanto juga  terkenal memiliki bisnis yang banyak.  Nah bagaimana menularkan pengalamannya. Apakah yang didapatkan di perguruan tinggi tidak dibutuhkan. Seorang individu harus melakukan learning by doing, belajar dan belajar. Apa yang dipelajari saat ini, 10 tahun lagi masih berlaku? Karena bisnis penuh ketidakpastian , untuk tetap unggul  harus melakukan perubahan. Anda lihat dulu HP Nokia berjaya,  samsung tidak berjaya. Tapi sekarang gadjet anda pakai iphone, samsung, nah bagaimana beradaptasi dengan lingkungan. Bos Microsoft bukan lulusan perguruan tinggi terkenal tapi learning by doing bisa”tambahnya.

Nur Diana juga menjelaskan bahwa FEB Unisma menginginkan mahasiswanya menjadi entrepreneur. Sehingga diperlukan transfer Knowledge. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan karakter kepada mahasiswa Unisma. Pembinaan Karakter yang dimaksud antara lain karakter Pancasila, Karakter Kebangsaan, Social Skill dan wirausaha. Karakter moral utamanya melalui pembinaan keagamaan.

Kepada tim infokampus.news, ia menyampaikan “era industri 4.0 dituntut harus cepat merespon kebutuhan. Saat ini alumni FEB Unisma sudah banyak yang bergerak  dalam  start up newcomer  mereka sadar akan kebutuhan penguasaan IT, bahasa, soft skill, dan hard Skill”. (rfl)

Baca Juga :  Intip Para Pemenang Kompetisi Menulis Artikel Digitalisasi Kampus menuju World Class University

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.