Hadir Dalam Diskusi di FISIP UB, Ini Kata Bupati Bojonegoro Soal Manfaat Pengolahan Data bagi Pemerintahan Daerah

Infokampus.news, Malang – Universitas Brawijaya (UB) hari ini (18/1) menggelar seminar dan diskusi publik bertajuk “Big Data and Best Practice”. Diskusi yang bertempat di Auditorium Nuswantara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan pembukaan Laboratorium Terpadu Sosial FISIP.
Dalam diskusi kali ini sendiri beberapa pemateri hadir sebagai pembicara. Diantara pembicara yang hadi yaitu Bupati Bojonegoro, Sutoyo; Kepala Jurusan Sistem Informasi Fikom UB, Herman Tolle;dan Dirut PT Universal Big Data, Fatkul Amri. Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri juga hadir dalam kegiatan seminar ini.

Rektor UB : Data Itu Penting Bagi Mahasiswa

Dalam sambutannya, Prof. Bisri menekankan pentingnya data bagi para mahasiswa khususnya mahasiswa ilmu sosial. Diakuinya, data bagi para mahasiswa merupakan suatu kebutuhan, apalagi bagi para mahasiswa ilmu sosial. Untuk itu, dirinya mengapresiasi dibukanay lab. Terpadu sekaligus diselenggarakannya diskusi ini.
“Harapan saya, mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan kali ini dengan sebaik baiknya, dengan adanya laboratorium terpadu dan diskusi kali ini mahasiswa bisa memahami pentingnya pengolahan data,” Paparnya.

Pengelolaan Data Penting Bagi Sektor Keterbukaan Informasi Daerah

Dalam penyampaian materinya, Bupati Bojonegoro, Suyoto menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik itu sangat penting dilakukan di dalam pengelolaan daerah. Menurutnya, banyak efek positif yang bisa didapat dari adanya keterbukaan informasi, diantaranya adalah pembangunan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Pengelolaan daerah melalui keterbukaan informasi itu penting sekali. Data sendiri bisa menjadi ssbuah tolak ukur perlunya sebuah kebijakan publik itu dibuat atau tidak. Jadi, data itu penting supaya kita tidak asal-asalan membuat suatu kebijakan,” Ungkapnya dihadapan peserta diskusi.

Kabupaten Bojonegoro Dorong Revolusi Informasi Publik

Lebih lanjut, Suyoto mengakui bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti akademisi dan swasta, guna menciptakan suatu revolusi keterbukaan informasi publik.
“Kolaborasi antar komponen di Kabupaten Bojonegoro ini saya nilai akan mampu membuat suatu perubahan di sektor keterbukaan informasi agar tercita pula suatu kebijakan publik yang baik bagi warga kabupaten bojonegoro,” Tutupnya. (uch)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Ini Buat Pelajaran Fisika Jadi Mudah

Pelajaran fisika ini dianggap sulit oleh kebanyakan pelajar, baik dalam hal rumus maupun aplikasinya di kehidupan sehari-hari.

Close