Hadir di UMM, Kepala Bagian Umum Ditjen Pajak Jakarta Sampaikan Pentingnya Pajak Bagi Negara

Infokampus.news, Malang – Kepala Bagian Umum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus Nadia Riasari Wisatayanti, hari ini hadir di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Beliau hadir dalam rangaka mengisi seminar tentang Pajak Bertutur bertempat di Basement Dome UMM. Seminar yang juga dihadiri oleh para Mahasiswa Progam Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Pajak Sangat Penting Bagi Kehidupan Bernegara

Dalam Penyampaian materinya, Nadia menyampaikan bahwa berdasarkan data penerimaan negara lima tahun terakhir, penerimaan dari perpajakan merupakan bagian terbesar pemasukan negara Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya pajak sangat penting bagi kelangsungan kehidupan bernegara.

“Dari perspektif ekonomi, sebagaimana telah kita maklumi bahwa pajak dipahami sebagai beralihnya sumber daya dari sektor privat kepada sektor publik. Pemahaman ini memberikan gambaran bahwa adanya pajak menyebabkan dua situasi menjadi berubah,” pungkasnya seperti dilansir dari laman UMM.

Pajak Penting Untuk Biayai Pembangunan

Diungkapkan Nadia, pajak menyebabkan dua situasi menjadi berubah. situasi pertama, yaitu berkurangnya kemampuan individu dalam menguasai sumber daya untuk kepentingan penguasaan barang dan Jasa. sedangakan untuk yang kedua, bertambahnya kemampuan keuangan negara dalam penyediaan barang dan jasa publik yang merupakan kebutuhan masyarakat.

“Dengan demikian, pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara, khususnya di dalam pelaksanaan pembangunan karena pajak merupakan sumber pendapatan negara untuk membiayai pengeluaran termasuk pengeluaran pembangunan,” ungkapnya.

Nadia : Masyarakat Harus Sadari Pentingnya Pajak Sejak Dini

Lebih lanjut, Nadia juga menyampaikan bahwa selama masyarakat belum sadar pajak, maka seberapa pun keras usaha yang dikerahkan untuk mengumpulkan pajak maka akan sia-sia saja. Oleh karena itu, perlu perubahan perilaku masyarakat dalam membayar pajak.

“Mahasiswa merupakan calon wajib pajak potensial, bahkan sudah cukup banyak mahasiswa yang sudah memenuhi syarat subyektif dan obyektif untuk menjadi wajib pajak. Inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan tinggi diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang cinta tanah air dan mewujudkan bela negara dengan turut serta memenuhi kewajiban perpajakannya,” pungkasnya

Di sisi lain, program seminar Pajak Bertutur yang serentak diselenggarakan di sejumlah daerah di Indonesia ini sendiri mempunyai suatu tujuan yaitu agar warga negara mampu untuk meningkatkan kesadarannya terkait pajak. Selain itu, degan diadakannya program ini di seluruh indonesia, tingkat kesadaran pajak juga dapat dibangun sejak dini bagi para pelajar (SD, SMP dan SMA) dan mahasiswa. (uch)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamsinsan , Jebolan Inovasi PKM UNIDHA Yang Masih Eksis Rombak Metode Belajar Anak Sawojajar

Kamsinsan atau Kampung Sinau Kwansan yang berada di kelurahan Sawojajar RT 06 merupakan salah satu jebolan dari inovasi PKM UNIDHA...

Close