Hadiri Kuliah Umum di UMM, Ini Pesan Dari Menteri ESDM

Infokampus.news, Malang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan mengajak Pemusa Muhammadiyah untuk ikut berkontribusi dalam kampanye sadar energi. Apalagi menurut jonan, pemerintah saat ini sedang menggalakan program pembangunan energi yang berkeadilan dan program ini bisa berjalan dengan baik jika ada kontribusi yang baik dari seluruh elemen masyarakat.

“Pemerintah saat ini berkomitmen untuk menerangi desa-desa yang belum dijamah oleh energi listrik. Saat ini masih ada sekitar 2.500 desa yang belum teraliri listrik dan pada tahun 2018 semoga sudah terjamah seluruhnya,” Paparnya.
Salah satu program yang sedang dijalankan pemerintah guna mencapai hal tersebut yaitu melalui solar panel. Jonan optimis, jika program solar pandl ini berhasil, maslah energi listrik di Indonesia akan teratasi.

Baca Juga :  Pembangunan Saat Ini Hanya Bersifat jangka Pendek, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI : Rakyat Ingin Adanya GBHN
Menteri ESDM Ajak Pemuda Muhammadiyah Kontribusi di Gerakan Sadar Energi

Lebih lanjut, Menteri ESDM ini juga mengajak pemuda muhammadiyah untuk berkontribusi dalam kelangsungan program tersebut. Jonan mengakui, peran pemuda muhammadiyah dalam program kemandirian energi baru terbarukan ini sangat penting sebagai pengawas dan sebagai pihak yang mensosialisasikannya ke lapisan masyarakat yang lebih luas.
“kita haru bekerja sama, bahu membahu dalam mensukseskan program ini. Peranan pemuda muhammadiyah sangat penting di bidang pengawasan, sosialisasi dan pengembangan energi terbarukan, yaitu solar panel,” Jelasnya.

Potensi SDA Besar, Menteri : Harus disalurkan di Program Yang Produktif

Ketika ditanyai audiens apakah bisa hasil dari pengelolaan sumber daya alam di Indonesiabini untyk menutup hutang luar negeri Indonesia, Jonan menjawab dengan yakin bahwa seharusnya hasil summber daya alam bisa memajukan pembangunan di Indonesia. Namun dirinya mengingatkan, jika hasil sumber daya alam harualah digunakan sebagai suatu bentuk yang produktif dan tidak konsumtif.
“Potensi SDA Indonesiabitu besar, harusnya juga menghasilkan sesuatu yang besar. Nah hasil yang besar ini harus disalurkan ke program yang produktif, bisa bahaya kalau disalurkan ke program yang konsumtif,” Paparnya. (uch)

Baca Juga :  Insinyur UWG Yang Nyasar Di Kedokteran

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lincah, Mahasiswa Ini Menari Hingga ke Moskow!

Kesenangan menjadi profesi merupakan hal yang diinginkan setiap orang, salah satunya adalah Gladis Nadya Asmara atau yang akrab disapa Gladys

Close