Hadirkan Dosen Australia, UNIDHA Ingin Mahasiswa Pelajari Hal ‘Nyeleneh’

Infokampus.news, Malang – Ditemui di tengah acara bedah buku berlangsung, Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang (UNIDHA), Prof. Dr. H. Suko Wiyono, S.H., M.H., memberikan harapan tersendiri bagi siswa di Indonesia khususnya UNIDHA. Menurutnya mahasiswa saat ini harus peka terhadap budaya maupun tren ‘Nyeleneh’ di sekitar mereka.

“Nanti kalau butuh cari apa-apa malah kita cari di luar, saya takut malah ada semua di luar negeri kebudayaan kita. Karena kita tidak peduli, contohnya saja sekarang kebudayaan jawa yang paling lengkap kan ada di belanda bukan disini.” Tuturnya pada tim infokampus.news.

Seperti misalnya Dosen asing asal Australia, Prof. David Reeve yang meneliti tentang budaya bahasa pada angkutan umum maupun truk yang ‘unik’ untuk dipelajari.

“Saya kagum dengan orang Australia dia meneliti budaya terkini misal tulisan atau bahasa ‘nyeleneh’ yang ada di angkot, bis, truk semuanya ternyata ada maknanya ya. Hiasan tersebut menggambarkan pemiliknya, seperti gambar mobil balap ternyata ya perilaku sopirnya katanya seperti pembalap.” Ujarnya sambil berseloroh.

Hargai Peneliti dan Teliti Hal Yang Unik Namun Bermanfaat Untuk Kemajuan Bangsa

Menurut rektor, hal ini sangatlah unik mengingat masyarakat sadar kalimat ini ‘eye-catching’ namun kita kurang peka untuk meneliti.

“Kita senyum-senyum liat seperti itu kadang benar kan? Tapi tidak berfikir sejauh itu justru orang sana yang melihat itu. Maka dari itu kenapa tidak kita arahkan skripsi mahasiswa kita tentang budaya? Sudah mulai langka ini.” Tandasnya.

Ia berharap tingkat awareness masyarakat terhadap budaya lokal semakin meningkat, sebelum budaya kita lebih dipahami bangsa asing daripada bangsa kita sendiri. (Pus)

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sistem Jalur Mandiri UB Berubah, Ini Tata Cara Selengkapnya!

Tahun ini UB menetapkan kebijakan baru pada Seleksi Mandiri yakni menggunakan nilai SBMPTN menjadi nilai seleksi jalur mandiri

Close