Hari Pertama, Tes Keterampilan SBMPTN Belum Capai Target 100%

Infokampus.news, Malang – Tes keterampilan SBMPTN 2017 serentak dimulai hari ini Rabu (17/05), namun demikian ada beberapa PTN yang mengadakan tes esok hari. Panitia pusat SBMPTN 2017 menargetkan tes keterampilan 17-18 Mei. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang hari ini sudah mulai mengadakan tes keterampilan SBMPTN. Bertempat di Lapangan Tenis Cakrawala Universitas Negeri Malang, ratusan peserta tes keterampilan SBMPTN 2017 telah mengantre didepan lapangan Tenis untuk mengunggu nomor bagian.

Sapto Adi, Wakil Dekan FIK mengungkan jika hari pertama tes keterampilan SBMPTN 2017 ini peserta belum mencapai target 100% dari 1061 peserta, tercatat masih 795 peserta yang mengikuti tes keterampilan.

“Target belum mencapai 100% namun masih ada besok, tes akan kembali dilakukan dengan memberi kesempatan peserta yang masih belum bisa datang hari ini. Jika dilihat dari tahun sebelumnya untuk 2017 ini sudah dapat dibilang lumayan, karena biasanya peserta tes tidak sampai mencapai 50%,” terangnya.

“Untuk yang diujikan ada 7 item tes meliputi kesehatan, kelincahan, vertical jump, koordinasi mata dan tangan, sit up, push up, lari 1600 M. Untuk lokasi tes dilakukan dilapangan tenis dan stadion, dengan 4 kali putaran mengelilingi stadion,” paparnya.

Hari ini untuk tes dasar adalah kebugaran umum atau general motorik, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang sendiri meliputi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK), Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK). Semua tes menggunakan standart nasional dan dapat dilakukan dimana saja.

“Tes di Jogja walaupun kuliahnya disini dipersilahkan, semua dipermudah tidak harus tes di Malang,” tegasnya.

Prosentase Penilaian Tes Tulis Dan Tes Keterampilan

Pembagian prosentase penilaian 50:50 dari tes tulis dan keterampilan, varian bobot penilaian dengan ujian tulis dan keterampilan nantinya akan digabungkan. Untuk kuota dapat disesuaikan karena semua hasil akhir diserahkan kepada panitia pusat.

Untuk tes kesehatan Universitas Negeri Malang menyediakan 7 tim dokter dan untuk kepanitian ada 75 orang dari dosen dan staf serta 75 mahasiswa yang turut membantu tes keterampilan SBMPTN 2017. 80% peserta sudah dites dihari pertama, untuk sisanya akan dilakukan tes pada esok hari.

“Kualitas dan aspek sangat diperhatikan dengan memberikan fasilitas dan pelayanan semaksimal mungkin kepada peserta. Jika sebelumnya selalu ada saja calon peserta yang mundur karena berbagai faktor, ada yang sudah keterima di perguruan tinggi lain ataupun sudah mendapat pekerjaan,” ungkapnya.

“Untuk analisis kesehatan saja dari beberapa item penilaian, untuk kesehatan jantung, mata, kelainan tulang, buta warna masih banyak lagi. Itu sangat diperhatikan diawal karena dengan tes kesehatan dapat ditentukan anak tersebut layak atau tidak menjadi peserta tes SBMPTN. Ketika anak itu dinyatakan sehat, dapat diprediksi jika menjadi mahasiswa nantinya dalam menjalankan pendidikan dari semester 1-8 dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. (has)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Expo SIENTESA FTP UB Tahun Ini Pamerkan Tehnologi Sederhana Yang Mudah Diaplikasikan Masyarakat

Expo SIENTESA FTP UB (Simposium dan Expo Tehnologi Pertanian Karya Anak Bangsa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya) tahun ini sukses...

Close