Hebat, Empat Mahasiswa UNIGA Ini Buat Peralatan Rumah Tangga Dari Limbah Plastik!

Infokampus.news, Malang – Program Kreativitas Mahasiswa milik empat Mahasiswa Universitas Gajayana Malang (UNIGA) berhasil membuat suatu pemanfaatan limbah plastik yang nantinya bisa dibentuk sebagai peralatan rumah tangga seperti tempat pensil, tas, dompet, dan bahan rajutan lainnya. Keempat mahasiswa UNIGA tersebut yaitu Wenze Khrysos Havin Purwono, Indah Fatmawati, Nurul Hayati, dan Bagus Dwi Mahendra.

Keempat mahasiswa UNIGA ini sendiri melakukan PKM-M tersebut di Merjosari. Alasan mereka memilih lokasi tersebut selain lokasinya yang dekat, juga dikarenakan lokasi tersebut terkenal akan limbah plastiknya yang banyak. Atas dasat alasan tersebutlah akhirnya keempat mahasiswa tersebut memilih lokasi tersebut.

“Apalagi bahan limbah plastik disana banyak. Kami berpikir dari pada lokasi tersebut hanya menjadi tempat pembuangan limbah plastik, kenapa tidak di manfaatkan saja untuk memperbaiki kualitas warga disana,” Ungkap Satria.

PKM Mahasiswa UNIGA Beri Efek Positif Ke Masyarakat

Selain itu, berkat PKM pengabdian masyarakat keempat mahasiswa UNIGA ini masyarakat sekitar pun merasakan efek positif yang diberikan oleh hasil pengabdian masyarakat tersebut. Salah satunya adalah meningkatnya kualitas softskill yang didapat oleh masyarakat Merjosari tersebut. Sehingga, masyarakat tersebut bisa memdapat penghasilan lebih dari pengolahan limbah ke peralatan rumah tangga.

“Alhamdulillahnya berkat pengabdian masyarakat yang kami lakukan. pada akhirnya bisa memberikan efek positif yaitu sebagai penambah penghasilan masyarakat tersebut. masyarakat akhirnya bisa menghasilkan penghasilan yang bisa didapat dari pemanfaatan limbah plastik,” Ujar Indah.

PKM Mahasiswa UNIGA Lolos Dikti, Akan Ada Pendampingan Lebih Lanjut

PKM-M dari empat mahasiswa Universitas Gajayana Malang ini sendiri lolos ke pendanaan dari DIKTI. Untuk itu kelanjutan dari penelitian ini tersebut pun akan  terus dilakukan. Rencananya, kedepannya tim penelitian akan terus melakukan memberikan penyuluhan lebih mendalam kepada masyarakat. Utamanya, masyarakat yang tertarik untuk mendalami pelatihan lebih lanjut akan diberi pendampingan baik dari tim yang bekerja sama dengan ahli-ahli dibidangnya.

“Kedepannya tentunya akan ada pendampingan lebih lanjut. Apalagi kedepannya setelah lolos ke DIKTI, tentunya kami akan ada tanggung jawab lebih untuk semakin berusaha untuk memberikan perubahan di masyarakat,” Ungkapnya. (uch)

 

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jurnalis Musik Ini Beri Pandangan Terhadap Industri Musik Kota Malang

Homeband FISIP UB menyelenggarakan Talkshow dengan pemateri Jurnalis majalah Rollingstones yaitu Samack Industri Musik Malang

Close