HI UB Pahamkan Mahasiswa Seputar Kerjasama Internasional

Infokampus.news, Malang – Laboratorium Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang (HI UB) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, hari ini,  tanggal 28 Februari 2018 menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Diplomasi Ekonomi Indonesia : Partisipasi Indonesia dalam Forum G20” dan Kuliah Umum “Kerjasama FTA Indonesia dengan Negara Mitra sebagai Upaya Peningkatan Ekspor Indonesia”.

Seminar yang diselenggarakan di Hotel Atria ini menghadirkan 4 orang panelis :  DR. Ir. Orphitus Sumle, DEA (Direktur Sistem Informasi, Dirjen Penguatan dan Informasi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi), Lynda K. Wardhani (Kasubdit Ekonomi dan Keuangan Internasional, Direktorat Pembangunan Ekonomi Lingkungan Hidup, Kementerian Luar Negeri), Dewa Ayu Putu Eva Wishanti, S.IP, M.Si (Dosen HI UB), dan Biondi Sanda Sima (Ketua Delegasi Indonesian Youth Diplomacy) dan dipandu oleh Gris Sintya Berlian. S.Hub.intl, MA (Dosen HI UB). Seminar ini diadakan sebagai bentuk sosialisasi dan upaya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait partisipasi dan peran Indonesia sebagai satu-satunya negara ASEAN yang bergabung dalam forum internasional G-20 (Group of Twenty) yang merupakan forum ekonomi beranggotakan negara-negara maju dan berkembang.

Baca Juga :  Klarifikasi Isu Mahasiswa Universitas Brawijaya Suspect Covid-19

Seminar dilanjutkan dengan Kuliah Umum dengan keynote speaker Dr. Rizal Edwin Manansang selaku Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan, Kemenko Perekonomian. Kuliah umum ini memberi wawasan tentang urgensi FTA (Free Trade Agreements) Indonesia dengan negara-negara mitra yang sedang didorong pemerintah sebagai upaya meningkatkan ekspor Indonesia, baik dalam bentuk Preferetial Trade Agreement, Free Trade Agreement, Comprehensive Economic Partnership Agreement. Kuliah umum ini memberikan wawasan mendalam mengenai upaya-upaya Indonesia yg semakin mengaktifkan  kerja sama perdagangan bebas dalam berbagai cakupan dengan negara-negara mitra untuk meningkatkan nilai ekspor yang belakangan menurun.

Kedua kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada peningkatan pemahaman sekaligus menstimulasi cara berpikir kritis mahasiswa dalam melihat peran dan partisipasi Indonesia  dalam forum diplomasi multilateral dan kerja sama bilateral bagi kepentingan Indonesia secara khusus,  maupun kepentingan negara-negara berkembang yang diwakilkan Indonesia secara umum. (sig)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *