ICWRDEP Hadirkan 4 Pemateri Internasional, Teknik Pengairan UB Fokus Pengelolaan air di Dunia

Infokampus.news, Malang – Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) kembali mengadakan kegiatan ICWRDEP yang ke–2 (The 2nd International Converence of Water Resources Development and Enviromental Protection). Kegiatan ICWRDEP ini sendiri merupakan kegiatan seminar internasional tentang pengembangan sumberdaya air dan perlindungan lingkungan. Kegiatan ini sendiri diselenggarakan mulai tanggal 14 dan 15 September 2017 bertempat di Gedung Teknik Pengairan Lantai 4 dan 5.

Ini Keynote Speaker Dari kegiatan ICWRDEP ke-2

Rektor UB Prof. Dr. Ir. Moh Bisri, MS dan Dekan Fakultas Teknik UB Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT berkesempatan hadir membuka kegiatan ICWRDEP Pada Kamis (14/9). Kegiatan ICWRDEP ke-2 ini sendiri diawali dengan opening speech yang menghadirkan 4 keynote speaker dari beberapa negara , dilanjutkan dengan presentasi oleh pemakalah sebanyak 43 paper. Keempat keynote Speaker yang berkesempatan hadir diantaranya :

  1. Prof. Masahiko Sekine (Yamaguchi University, Japan)
  2. Dr. Foo Ken Yuen (Universiti Sains Malaysia, Malaysia)
  3. Jantima Teeka, PhD (Rajamangala University of Technology, Thailand)
  4. Prof. John L. Zhou (University of Technology Sidney, Australia)
Pemasalahan Sumberdaya Air dan Lingkungan Jadi Permasalahan Dunia

Menurut Ketua Jurusan Teknik Pengairan FT UB Ir. Moh. Solichin, MT. PhD, saat ini masalah pengembangan sumberdaya air dan perlindungan lingkungan tidak hanya dirasakan di Indonesia tetapi juga di dunia. Perbedaannya, pengolahan air di beberapa negara seperti Malaysia dan Jepang lebih maju jika dibandingkan di Indonesia. Beberapa sungai di Indonesia seperti Sungai Brantas dan Ciliwung tampak tercemar dan kotor, sementara di beberapa negara maju, lebih bersih karena pengelolaan air dan limbahnya lebih teratur dan tertib. Selain itu diharapkan dengan diselenggarakannya seminar internasional ini akan melahirkan joint riset dengan universitas di Malaysia, Thailand, Jepang dan Australia. Diharapkan dengan adanya joint riset tersebut, dapat memberikan manfaat bagi kehidupan pengembangan sumberdaya air.

ICWRDEP Harapkan Menghadirkan Perkembangan Teknologi Sumberdaya Air dan Teknik Lingkungan

Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan wadah diskusi ilmiah bagi masyarakat sumberdaya air, khususnya juga bagi mahasiswa program magister dan doktor bidang sumberdaya air. Selain itu diharapkan dari kegiatan ICWRDEP ini dapat menghadirkan perkembangan teknologi terbaru serta metode dalam upaya pengelolaan Sumberdaya Air dan Teknik Lingkungan, mengingat semakin meningkatnya degradasi lahan dan menurunnya daya dukung linkungan saat ini.

Pada gelaran tahun 2017 kali ini, ICWRDEP sendiri diketuai oleh Dian Sisinggih, ST., MT., Ph.D yang diikuti oleh 80 peserta dari seluruh Universitas luar dan dalam negeri, yang terdiri dari 37 participants dan 43 presenters yang dimuat dalam prosiding yang terbagi dalam 3 kategori tema yaitu “Environmental Engineering and Water Technology”, tema “Water Science and Engineering” serta tema “Integrated Water System and Governance”. (uch)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gelar FGD, Pakar Administrasi Publik UB Nilai Perpu Ormas Butuh Kajian Lebih Mendalam

Pakar Politik dan Administrasi Publik UB gelar FGD dengan Tajuk "Perpu Ormas Dalam Konteks Kebijakan Publik dan Demokrasi Pancasila"

Close