Informasi Prodi Teknologi Pangan dan Peluang Kerja di Masa Depan

 Infokampus.news – Makanan seperti apa yang dibuat dengan bantuan ilmu ini? Masih penasaran ya Sobat FoKus dengan prodi yang satu ini. Berikut tim info kampus memberikan informasi prodi Teknologi Pangan dan peluang kerja di masa depannya.

Teknologi pangan adalah aplikasi dari ilmu pangan untuk sortasi, pengawetan, pemrosesan, pengemasan, distribusi, hingga penggunaan. bahan pangan yang aman dan bernutrisi. Dalam teknologi pangan, dipelajari sifat fisisi, mikrobiologis dan kimia dari bahan pangan dan proses yang mengolah bahan pangan tersebut.

Adapun beberapa mata kuliah penting di jruusan ini antara lain kimia dan biokimia pangan, rekayasa proses pangan, mikrobiologi dan keamanan pangan, pangan dan gizi, manajemen industri pangan, pengemasan pangan, pengeringan dan pendinginan, teknologi teh, kopi dan coklat, teknologi minyak Atsiri, rempah dan obat, teknologi fermentasi, boiteknologi pangan, mikrobiologi pangan dan enzimologi.

Untuk karir tenang saja, setelah lulus food tech, ada dua jalur karir di pabrik, yakni Quality Assurance bagian pengendalian mutu dan product development bagian pengembangan produk. Untuk pengendalian mutu kebanyakan freshgraduate bekerja disini, mereka bertugas memastikan apakah proses pengolahan makanan di pabrik berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Sedangkan pengembangan produk bagian yang lebih elit. Tidak mudah langsung diterima di bagian ini. Disamping perlu pengetahuan mumpuni, bidang ini menyangkut rahasia resep produk. Perusahaan selalu berhati-hati memilih orang yang tepat untuk bagian ini. Karena posisinya yang sangat strategis, mereka sering berhubungan dengan para pemimpin puncak di perusahaan. Dengan demikian mereka berpeluang mendapat kenaikan tingkat lebih cepat dibandingkan yang lainnya.

Prospek jangka panjang mereka di bagian pengawas mutu.  Indradi Sadhani selaku sarjana Food Technology lulusan Royal Melbourne Institute of Technology Australia ada kecenderungan bahwa pekerjaan yang ditangani para sarjana Food Tech ini seringkali bisa digantikan oleh lulusan teknik kimia.

Ini tergantung jenis produk dan kebijakan pimpinan selain itu Food Tech banyak berperan sebagai project manager, bukan mengembangkan produk karena di banyak pabrik makanan kebutuhan bahan makanan tertentu dipesan dari perusahaan lain dalam bentuk jadi.   (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Tempa Peserta Jadi Kreatif dan Peduli di ALTARA 2018, Tak Disangka Siswa Ini Dapat Pengalaman Unik

Dalam Ajang Ketrampilan Palang Merah Remaja 2018 (ALTARA 2018) total sebanyak 440 peserta yang dibagi menjadi 44 tim benar-benar merasakan...

Close