Ingin Jadi Atlet Namun Takut Cedera? Ini Tips Dari Ahli Fisioterapis UMM

Infokampus.news, Malang – Cedera memang menjadi momok menakutkan bagi para olahragawan, khususnya yang bergelut di ranah olahraga fisik. Namun, menurut Dosen Fisioterapi Universitas Muhammadiyah. Malang(UMM) Dimas Sondang Irawan, Cedera tidaklah harus menjadi suatu momok pada diri olahragawan. Justru cedera memberikan pengalaman agar olahragawan tidak lagi mengurangi kesalahan yang sama dalam aktifitas olahraganya.

“Kalau bisa dibilang, Cedera itu melengkapi olahragawan. Banyak olahragawan yang belum terkena cedera malahan mengabaikan metode-metode pencegahan cedera, nah yang seperti itu kan kalau belum cedera belum tau apa pentingnya pencegahan,” Paparnya di acara Seminar Pencegahan Cedera yang diselenggarakan BEM UMM.

Realitas Atlet di Indonesia Banyak Yang Belum Terapkan Pola Hidup Profesional

Lebih lanjut, IIrawan menyampaikan, di Indonesia sendiri profesi olahragawan atau atlet menjadi suatu profesi yang maaih dianggap sebelah mata. Hal tersebut dikarenakan pola hidup atlet kita dengan atlet luar masih berbeda jauh, apalagi dalam hal nutrisi.

“Nutrisi itu merupakan hal kunci bagi seorang atlet dalam menjaga kondisi tubuhnya. Di luar negeri, pola hidup dari makanan sampai aktifitas atlet aangat dijaga ketat, sehingga potensi terkena cidera pun minim. Hal itu yang sudah seharuanya juga diterapkan pada pola hidup atlet Indonesia,” Ungkapnya pada acara yang bertempat di Sengkaling Convention Centre Tersebut.

Selain itu, fasilitas atau peralatan di Indonesia juga terkadang yang menyebabkan banyak atlet yang cedera. Dirinya mencontohkan, banyak pemain sepak bola Indonesia yang berpotensi terkena cedera akibat kondisi lapangan sepak bola di Indonesia masih sangat di bawah standart.

“Terkadang ada kondisi lapangan yang tidak rata, kurang simetris, maupun perawatan yang buruk masih banyak kita temyi di berbagai stadiun di Indonesia. Hal ini juga sebetulnya yang menghambat kemajuan atlet Indonesia dalam menegmbangkan potensi mereka,” Paparnya.

Pemahaman Terhadap Kondisi Tubuh Menjadi Fokus Pencegahan Cedera

Namun, diluar masalah regulasi dan kondisi fasilitas tersebut, Irwan juga mengingatkan pada para mahasiswa yang ingin menjadi seoeang atlet kedepannya untuk mengenali kondisi tubuh sendiri terlwbih dahulu. Karena, kunci kebugaran didorang kemauan kita untuk berdamai dengan diri kita terlebih dagulu.
“Jika kita sudah mengenali diri kita, maka artinya kita bisa menjalani hal tersebut dengan profwsionalitas yang baik. Disiplin yang tinggi, pola makan yang baik, dan awareness terhadap diri yang baik itulah yang sebenarnya menjadi fokus utama dalam penanganan cedera tersebut. Karena cedera itu tidak main-main, banyak yang karir olahraganya selesai karena diterpa cedera,” Jelasnya.

Untuk itu, Irwan berpesan untuk terus melakukan metode pencegahan seperti pemanasan, nutrisi, dan yang terpenting menjaga mental untuk tidak menyerah saat terkena cedera. Bila hal tersebut dapat dilakukan dengan baik, maka kita secara baik menjadi olahragawan yang profesional terhadap kondisi tubuhnya. (uch)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga “Game Of Thrones”, BEM UMM Edukasi Mahasiswa terkait Dunia Olahraga

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMM menggelar kegiatan lomba berbagai cabang olahraga yang bertajuk Game Of Thrones, 11-18 Februari 2017.

Close