Ingin Kuliah di Luar Negeri? 3 Negara ini Tawarkan Biaya Pendidikan dengan Harga Terjangkau

Infokampus.news – Biaya kuliah yang tidak murah membuat kita berpikir dan rasanya sulit untuk bisa memperoleh gelar sarjana di Perguruan Negeri kalau tidak melalui jalur beasiswa.

Namun, ada beberapa Negara yang memberikan biaya kuliah gratis atau setidaknya dengan biaya sangat terjangkau. QS World Rankings melalui laman resmi mereka memberikan beberapa pilihan Negara yang menawarkan biaya terjangkau dari rendah hingga gratis.

Peminat kuliah luar negeri di Jerman nampaknya semakin tinggi. hal ini disebabkan pada kenyataan bahwa tidak ada biaya kuliah untuk gelar sarjana di sebagian besar Universitas Negeri di Jerman. ini berlaku untuk mahasiswa Jerman maupun mahasiswa Internasional. biaya yang dibebankan sekitar Rp2,4 Juta atau Rp 3,9 juta untuk menutup biaya administrasi.

Perkecualian untuk Negara bagian Baden – Württemberg di barat daya Jerman. sejak musim gugur 2017, Mahasiswa disana harus membayar sekitar Rp 23,6 Juta per semester. Perlu diketahui lebih dari 40 universitas Jerman masuk dalam peringkat QS World Rankings, di urutan tertinggi diambil Technical University of Munich.

Baca Juga :  Lowongan Kerja PT L’oreal Indonesia 2019

Jika Sobat FoKus tertarik, dua tujuan utama untuk belajar di Jerman yakni Munich dan Berlin masuk dlaam 30 kota paling terjangkau untuk belajar di QS Best Student Cities 2019.

Terlepas kebangsaan mereka atau bukan, Meraih cita-cita di negeri Perancis bisa secara gratis atau dengan biaya yang paling rendah. sebagian besar biaya ditanggung oleh Negara, yakni kurnag lebih sekitar 2,7 Juta per tahun di tingkat sarjana untuk siswa Uni Eropa.

Tahun akademik 2019/2020 siswa non Uni Eropa siswa non-Uni Eropa akan membayar tarif lebih tinggi atau sekitar 43,5 juta pertahun untuk gelar sarjana. Namun, pemerintah Perancis akan menambahkan 3 kali lipat jumlah penerima beasiswa Internasional dari 7000 menjadi 21.000.

Sebagian besar program yang menawarkan kesempatan untuk belajar di Perancis secara gratis diajarkan dalam bahasa asli. namun kamu memiliki kesempatan untuk belajar dengan bahasa Inggris di tingkat pascasarjana.

Tenang saja, biaya hidup di Perancis jika kamu tidak tinggal di kota Paris relatif terjangkau  kurang lebih sekitar Rp 151 juta pertahun.

Baca Juga :  Masa Depan Pendidikan Tinggi kembali ke Kemendikbud di Tangan Menteri Gojek

Negara-negara Nordik, seperti Denmark, Finlandia, Eslandia, Norwegia, dan Swedia menawarkan kesempatan kuliah gratis atau dengan biaya rendah. di Norwegia, studi universitas tersedia gratis untuk mahasiswa semua jenjang dan kebangsaan.

Misalnya saja di Jerman, mahasiswa hanya perlu membayar biaya semester sekitar Rp 469.000 – Rp 938.000. Mayoritas program sarjana diajarkan hanya dalam bahasa Norwegia. pada tingkat master dan PhD, program bahasa Inggris jauh lebih umum dan biaya kuliah gratis masih berlaku.

Di Eslandia tidak ada biaya kuliah yang dibebankan di empat Universitas di Negara itu, dengan biaya pendaftaran sekitar Rp 8,5 juta setahun. untuk Denmark, Swedia, dan baru-baru ini Finlandia hanya memberikan pendidikan tinggi gratis kepada mahasiswa Uni Eropa dan Swiss, yang berarti selain Negara tersebut harus membayar biaya sekolah baik untuk program sarjana atau magister.

Namun, biaya kuliah program PhD di negara ini sepenuhnya bahkan mahasiswa mendapatkan gaji. siswa non Uni eropa masih mendapatkan belajar secara gratis jika mereka belajar di Swedia atau Finlandia.

Baca Juga :  Psikologi UM dan Himpsi Malang Kumpulkan 350 Relawan untuk Beri Psikoedukasi Prevensi Bunuh Diri

biaya mahasiswa Internasional untuk tingkat sarjana dan magister di Denmark, Swedia, dan Finlandia bervariasi. di Denmark, biaya kuliah berkisar Rp 94,8 juta – Rp 253 juta per tahun.

Sementara di Swedia biaya berkisar antara 116,6 – 211,4 juta sedangkan di Finlandia berkisar Rp 94,4 juta – Rp 282,9 juta per tahun. untuk biaya hidup di Eropa utara termasuk tinggi, hal ini disebabkan perekonomian baik dan mata uang nordik yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *