Ini Asyiknya Kerja Part Time saat Kuliah di Luar Negeri

Infokampus.news – Kuliah di luar negeri, baik menggunakan beasiswa atau biaya sendiri menjadi pilihan sebagian pelajar. Tujuannya beragam, dari mulai ingin mendapat kualitas pendidikan yang lebih baik, memperluas jaringan internasional, hingga meningkatkan kemampuan bahasa asing.

Selama menjalani kuliah di luar negeri, banyak hal yang bisa dilakukan untuk menambah pengalaman. Salah satunya, yakni part time atau kerja sambilan. Kegiatan ini patut dicoba lantaran memiliki berbagai manfaat, seperti berikut.

Baca Juga:

1. Masuk bagian dari kota maju di dunia

Kota-kota tujuan studi favorit, seperti London, New York, Melbourne, Tokyo, dan lain sebagainya merupakan pusat politik, ekonomi, dan budaya di dunia. Di kota itulah juga terdapat perusahaan internasional yang memiliki kantor cabang di berbagai negara. Hal ini akan menjadi sensasi tersendiri lantaran kamu menjadi bagian dari kesibukan kota dunia tersebut.

Baca Juga :  Asyiknya Nongkrong dan Berkreasi di Gazebo FILKOM
2. Menghilangkan kejenuhan

Kuliah dan belajar akan menjadi hal yang kadang membosankan. Dengan kerja part time, kamu memiliki selingan aktivitas lain di luar kuliah, namun tetap bermanfaat.

3. Menambah pemasukan

Sama halnya dengan anak kos, mahasiswa yang kuliah di luar negeri juga harus mengatur keuangan dengan bijak. Dengan kerja paruh waktu, kamu bahkan bisa menghasilkan tambahan pemasukan. Hasil tersebut tentu lumayan untuk tambahan biaya saat travelling.

4. Tahu beragam kultur

Bertemu dengan orang baru akan menambah wawasanmu terhadap keberagaman kultur dan budaya. Hal ini membuat pikiranmu menjadi terbuka dan menambah rasa toleransi terhadap orang lain.

5. Menciptakan jaringan

Pengalaman kerja menjadi modal dan nilai tambah saat memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Kamu juga akan kenalan dengan banyak orang yang mungkin akan membantumu di kemudian hari nanti. Jaringan yang tercipta pun luas dan bersifat internasional. (FAM)

Baca Juga :  Yuk Intip Nasi Lengko Pak Sukirman, Kuliner Legendaris Favorit Masyarakat UB!

 

Sumber: Vistaeducation

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mahasiswa UGM Ciptakan Alat Pendeteksi Merkuri

Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menciptakan alat pendeteksi merkuri yang diberi nama Mercury Auto Detection System (MADS).

Close