Ini Dia Figur Dibalik Ruangguru, Perintis Startup Pendidikan Terbesar Di Indonesia

Infokampus.news– Siapa yang tidak mengenal Ruangguru? Beberapa tahun belakangan ini, Ruangguru sering menjadi perbincangan setelah startup berbasis pendidikan yang Belva rintis menduduki peringkat pertama sebagai aplikasi berbasis pendidikan terbesar di Indonesia. Pemuda yang memiliki nama lengkap Adamas Belva Syah Devara bersama sahabatnya Muhammad Iman Usman, mendirikan startup teknologi dengan misi sosial pendidikan bernama Ruangguru. Hingga kini Ruangguru sudah memiliki hingga 10 juta pengguna aktif serta 150.000 guru yang terlibat dalam aplikasi digital tersebut.

Kesuksesannya tersebut bukan tanpa alasan. Dibutuhkan kerja keras dan usaha ekstra dalam membangun mimpi – mimpinya tersebut. Ia hidup di tengah – tengah keluarga yang sangat memperhatikan pendidikan, hal ini yang memotivasi dia untuk memberikan kesempatan bagi anak – anak di Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang layak.  Anak pertama dari tiga bersaudara ini memang memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar. Hal itu terbukti semenjak SMA ia sudah memiliki kecerdasan diatas rata- rata. Berbagai kompetisi seperti olimpiade, pidato dan debat bahasa Inggris juga diikutinya, hal ini membuat dia mendapatkan beasiswa selama SMA.

Baca Juga :  Doktor Mengabdi : Wakil Rektor Bersama Dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)UB Lakukan Hal Ini!

Pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1990 ini semenjak dulu sudah memiliki cita- cita untuk melanjutkan studi di luar negeri. Berbagai upaya dilakukannya untuk meraih mimpinya tersebut. Salah satunya adalah memperbanyak latihan soal dari buku- buku keluaran Singapura. Usahanya tersebut tidak sia – sia, mengantarkan dia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya di luar negeri. Berkat beasiswa yang didapatkannya pada tahun 2007 membuat dia terpilih menjadi salah satu dari delapan siswa Indonesia yang mendapatkan beasiswa penuh untuk melanjutkan studinya di Nanyang Technological University. Selain itu ia juga diterima di program double degree (gelar ganda) program studi (prodi) Computer Science dan Business, dan dia adalah orang Indonesia pertama yang diterima dalam prodi tersebut.

Selama di dunia perkuliahan ia aktif mengikuti kegiatan akademis maupun non-akademis. Ia berhasil masuk dalam Double Dean’s List sebagai salah satu dari 5% mahasiswa dengan prestasi tertinggi dalam program gelar ganda tersebut. Tahun 2009, ia bahkan ikut serta dalam program pertukaran pelajar ke University of Manchester, Inggris. Pada tahun 2013, ia melanjutkan pendidikan pascasarjananya dan menjadi orang Indonesia pertama yang diterima di program gelar ganda di Harvard University, Cambridge, Massachusetts dan Stanford University, Palo Alto, California. Di Harvard University ia mengambil jurusan Master of Public Administration (Kebijakan Publik), sedangkan di Stanford University, ia mengambil jurusan Master of Business Administration (Bisnis Manajemen).

Baca Juga :  5 Situs ini Mudahkan Kamu untuk Mengerjakan Skripsi, Apa Saja ya?

Belva telah menerima berbagai penghargaan nasional dan internasional atas kepemimpinannya membangun Ruangguru, dan aktif berbicara di forum nasional dan internasional di lima benua, termasuk pada Global Education Technology (GET) Summit 2017 di Beijing, World Economic Forum on ASEAN 2018 di Hanoi, dan Mobile World Congress 2018 di Barcelona. Pada tahun 2017 pun ia terpilih sebagai 30 pemuda paling berpengaruh di Asia menurut majalah Forbes. Di tahun yang sama, tepatnya pada November 2017, ia diundang oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di rapat kabinet terbatas di Istana Bogor yang dihadiri oleh 19 menteri. Dalam rapat tersebut Belva diminta untuk memberikan tanggapan – tanggapan seputar isu pendidikan dan pandangan – pandangan apa saja untuk menghadapi perubahan teknologi yang semakin pesat di dunia pendidikan. (Nid)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *