Ini Kiat UIN Menghadapi MEA!

Infokampus.news, Malang – MEA atau Masyarakat Ekonomi Asean yang sudah diberlakukan sejak ahir 2015 silam, sudah semakin merebak dan Indonesia sudah harus siap menghadapi siklus ekonomi global ini. Tidak terkecuali untuk dunia pendidikan, keberadaan sistem baru ini tentunya akan menambah tuntutan persaingan antar mahasiswa baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satu kampus di Malang pun sudah mulai lebih membuka diri akan persaingan, yaitu Universitas Islam Negeri Maliki Malang (UIN).

Menerima Mahasiswa Asing Baru, Meskipun Notabene Mahasiswa Non-Muslim

Sejak kampus ini berdiri tercatat sudah 300 mahasiswa asing yang telah menuntut ilmu di kampus islami ini. Mahasiswa yang menuntut ilmu disini berasal dari 30 negara berbeda seperti dari Jerman, Italia, Australia, Arab, Afrika, Sudan, Afghanistan dan banyak lainnya. Dari banyaknya negara berbeda ini, tentu mereka tidak hanya beragama islam.

“Mereka tidak hanya beragama islam ya, jadi kita tidak adakan mahat untuk mereka. Tujuan kita ya memperkenalkan budaya kita dan tentunya budaya islam ya, karena kan mereka masuk di kampus Islam jadi mereka harus menyesuaikan,” ujar bapak Zainudin rektor UIN Maliki Malang.

Baca Juga :

Menghadapi Persaingan Global

Beliau juga menerangkan bahwa tidak memaksa untuk mengikuti sistem islam misal mahat dan sebagainya, namun mereka harus paham dan menghormati. Karena bagimanapun merek berkuliah di kampus Islam.

“Prinsip kita, kalau ga muslim ya silahkan saja masuk, asal mau mengikuti. Dan juga mereka harus ikut setaun untuk ditraining budaya indonesia di sela kuliah,” tambahnya kemudian.

Beliau juga menambahkan bahwa banyak siswa dari kampus ini pergi ke luar negeri juga untuk menuntut ilmu. Mulai dari short course, program pertukaran pelajar dan masih banyak lainnya. Hal ini sangat penting untuk menciptakan masyarakat MEA yang baik, karena dengan bertukar pelajar seperti ini akan meningkatkan sistem persaingan antar pelajar yang sehat.

Harapannya mindset persaingan global ini tidak hanya digunakan pada saat duduk di bangku perkuliahan saja, namun dipakai untuk bersaing dalam dunia kerja dan sosial nantinya. (ir)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Obati Karies Gigi dan Gigi Berlubang, Ratusan Mahasiswa FKG UI Kerja Sosial di Bangka Belitung

Sebanyak 110 mahasiswa dan 30 dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) menggelar kegiatan social bertajuk Kerja Sosial (Kersos)...

Close