Ini Rincian Pendanaan Bidikmisi 2017!

Infokampus.news – Halo Sobat Fokus! Pada kesempatan kali ini infokampus.news akan memberikan informasi rincian pendanaan bidikmisi 2017 bagi para calon mahasiswa baru pelamar bidikmisi. Bidikmisi 2017 adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah melalui Kemenristekdikti bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik, baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. Berikut ini informasi rincian pendanaan Bidikmisi 2017!

Jangka Waktu Pemberian

1. Bantuan biaya pendidikan Bidikmisi diberikan sejak mahasiswa ditetapkan
sebagaipenerima Bidikmisi di perguruan tinggi, yaitu:

a. Program Sarjana (S1) dan Diploma IV maksimal 8 (delapan) semester
b. Program Diploma III maksimal 6 (enam) semester
c. Program Diploma II maksimal 4 (empat) semester
d. Program Diploma I maksimal 2 (dua) semester

2. Khusus program studi Sarjana tertentu yang memerlukan pendidikan ke profesian
dan merupakan satu kesatuan, tetap diberikan bantuan sampai lulus program profesi,
yaitu:
a. Pendidikan Dokter dengan penambahan maksimal 4 semester.
b. Pendidikan Dokter Gigi dengan penambahan maksimal 4 semester.
c. Ners maksimal dengan penambahan maksimal 2 semester.
d. Pendidikan Dokter Hewan dengan penambahan maksimal 2 semester.
e. Farmasi dengan penambahan maksimal 2 semester.
f. Pendidikan Profesi lainnya yang strategis, ditetapkan oleh Dirjen Belmawa

3. Bantuan Bidikmisi untuk program profesi diberikan kepada mahasiswa yang
langsung melanjutkan studi keprofesiannya pada perguruan tinggi yang sama.

Komponen Pembiayaan

Komponen atau jenis dana bantuan biaya pendidikan dan penggunaannya adalah:

1. Biaya pendaftaran
a. Pendaftar Bidikmisi dibebaskan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan
seleksi mandiri pada salah satu PT (pendaftar secara otomatis akan mendapatkan
fasilitas bebas bayar di dalam sistem pendaftaran SBMPTN).
b. Pendaftar Bidikmisi yang sudah diterima melalui salah satu seleksi tidak
diperkenankan mendaftar seleksi lainnya.

2. Bantuan biaya penyelenggaraan yang dikelola perguruan tinggi maksimal sebesar Rp 2.400.000,00 (Dua juta empat ratus ribu rupiah) per-mahasiswa per-semester.

3. Bantuan biaya hidup yang diserahkan kepada mahasiswa minimal sebesar Rp 3.900.000,00 (Tiga juta sembilan ratus ribu rupiah) per mahasiswa per semester.

4. Biaya Pengelolaan Bidikmisi

Biaya Pengelolaan Bidikmisi diberikan ke perguruan tinggi sebesar Rp. 600.000,00
per mahasiswa, yang dapat digunakan dengan skala prioritas dan proporsional;
a. Biaya kedatangan “at cost”
b. Biaya hidup awal bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar kota yang besarnya
maksimal Rp. 600.000,00 (Enam ratus ribu rupiah) untuk 30 hari
c. Biaya diseminasi informasi dan verifikasi
d. Biaya pembinaan (kegiatan pelatihan, penalaran, leadership, motivasi,
penguasaan bahasa Inggris, dan bimbingan karir)
e. Biaya bantuan kegiatan terkait akademik yang ditetapkan oleh perguruan tinggi
masing-masing
f. Biaya honorarium pengelolaan selama satu tahun, maksimal 20% dari dana
pengelolaan

5. Hal Khusus
a. Perguruan tinggi memfasilitasi dan mengupayakan agar penerima Bidikmisi lulus
tepat waktu dengan prestasi yang optimal;
b. Perguruan tinggi mendorong mahasiswa penerima Bidikmisi untuk terlibat di
dalam kegiatan ko dan ekstra kurikuler atau organisasi kemahasiswaan, misalnya
kegiatan penalaran, minat bakat, sosial/pengabdian kepada masyarakat sebagai
bentuk pembinaan karakter dan atau kecintaan kepada bangsa dan negara;

Penyaluran Dana

1. Dana Bidikmisi diberikan setiap triwulan, pada bulan September dan Desember untuk
semester ganjil dan pada bulan Maret dan Juni untuk semester genap.
2. Bagi mahasiswa baru, bantuan Bidikmisidiberikan hanya untuk 1 (satu) semester,
yaitu pada semester ganjil.
3. Proses penyaluran dana Bidikmisi melalui rekening bank penyalur yang ditetapkan
melalui seleksi bank (beauty contest);
a. Rekening perguruan tinggi, sebagai bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan
dan biaya pengelolaan.
b. Rekening mahasiswa, sebagai bantuan biaya hidup.

Penghentian Bantuan

Perguruan tinggi dapat menerbitkan ketentuan khusus tentang penghentian pemberian
bantuan. Secara umum pemberian bantuan dapat dihentikan apabila mahasiswa
penerima:
1. Cuti
2. Drop Out
3. Non Aktif
Hal-hal yang dapat diatur dalam ketentuan khusus antara lain:
1. Mahasiswa Bidikmisi yang terbukti memberikan keterangan data diri yang tidak
benar setelah diterima di perguruan tinggi merupakan pelanggaran berat, maka
mahasiswa yang bersangkutan dikeluarkan dari perguruan tinggi dan dana bantuan
pendidikan Bidikmisinya dapat dialihkan kepada mahasiswa lain yang seangkatan
dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
2. Mahasiswa Bidikmisi yang mengundurkan diri, maka bantuan Bidikmisinya dapat
dialihkan kepada mahasiswa lain yang seangkatan dan memenuhi persyaratan
penerima Bidikmisi.
3. Mahasiswa Bidikmisi yang meninggal dunia, maka haknya sampai hari dimana
mahasiswa yang bersangkutan meninggal diberikan kepada keluarga/ahli warisnya,
kemudian bantuan Bidikmisinya dapat dialihkan kepada mahasiswa lain yang
seangkatan dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
4. Mahasiswa Bidikmisi yang lulus kurang dari masa studi yang ditetapkan, bantuan
Bidikmisi yang bersangkutan dapat dialihkan kepada mahasiswa lain yang seangkatan
dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
5. Penggantian penerima Bidikmisi kepada mahasiswa lain, sifatnya melanjutkan
ditetapkan melalui SK pimpinan PT dan dilaporkan ke Ditjen Belmawa,
Kemristekdikti melalui http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

Pelanggaran dan Sanksi

Perguruan tinggi dapat membuat ketentuan terkait dengan jenis-jenis pelanggaran dan
sanksi kepada penerima Bidikmisi.

Demikian informasi rincian pendanaan Bidikmisi 2017! bagi Sobat Fokus yang belum mengetahui tata cara pendaftaran Bidikmisi Sobat bisa melihat tata cara pendaftaran Bidikmisi disini . Pastikan Sobat Fokus mengetahui PTN penyelenggara Bidikmisi 2017 dan sudah memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan panitia penyelenggara. Selamat mencoba! (FAM)

 

Sumber: http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menristekdikti Minta Uang Kuliah Tak Dinaikkan

Mohamad Nasir meminta agar universitas yang berstatus PTN-BH tidak menaikkan uang kuliah tunggal pada tahun ini.

Close