Ini Saran Ketua Aptisi Untuk Perguruan Tinggi Swasta!

Infokampus.news, Malang – Ahir-ahir ini kita sering mendengar banyaknya isu tentang perguruan tinggi swasta baik dalama kota Malang maupun di Indonesia. Salah satunya yaitu isu tentang kurangnya rasio dosen pengajar. Ditemui di kegiatan wisuda UMM ke 81 (27/8), Ketua Aptisi (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Jawa Timur), Dr Ali Maksun , memberikan saran kepada universitas Swasta.

“Bisa kan mengangkat dosen profesi atau dosen khusus. Misalnya teknisi di suatu perusahaan atau PNS, mereka bisa mengajar di kampus. Nantinya mereka punya NIDK,” katanya pada tim Infokampus.

Pemenuhan Kuota

Nomor Induk Dosen Khusus sendiri disingkat NIDK adalah nomor induk yang diterbitkan oleh Kementerian untuk dosen/instruktur yang bekerja paruh waktu atau dosen yang bekerja penuh waktu tetapi satuan administrasi pangkalnya di instansi lain dan diangkat perguruan tinggi berdasarkan perjanjian kerja.

Manfaat dari upaya ini selain transfer ilmu, dosen khusus/profesi dihitung sebagai kuota memenuhi rasio dosen kampus. Namun, kuota itu tidak diperuntukkan sebagai pemenuhan rasio dosen pada proses akreditasi BAN-PT dan pendirian program studi. Jadi dosen tersebut hanya difungsikan untuk pemenuhan kuota mengajar agar tidak terjadi kekosongan saja.

Baca Juga :

Disesuaikan Visi Kampus

Ia juga menyarankan agar pemenuhan kuota ini disesuaikan oleh standar dan juga visi yang akan dicapai oleh pihak kampus sendiri.

“Misalkan mau buka jenjang doktoral, syaratnya harus punya 4 doktor, 2 guru besar. Nah itu harus dosen yang punya NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional). Bukan NIDK,” tandasnya.

Ia menambahkan, dosen khusus akan menguntungkan kampus itu karena meskipun satu fakultas, bisa merekrut dosen khusus dari berbagai latar belakang. (ir)

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PKKMB UB 2016, ‘Tinggalkan Perpeloncoan, Sambut Era Humanisme’

Pengenalan Kehidupan Kuliah Mahasiswa Baru atau PKKMB UB 2016 siap digelar 3 hari berturut turut, yaitu tanggal 30 Agustus

Close