Ini Tanggapan Rektor UB Terkait Turunnya Peringkat UB Dalam Daftar Pemeringkatan KEMENRISTEKDIKTI

Infokampus.news, Malang – Merosotnya peringkat Universitas Brawijaya (UB) dalam daftar 14 perguruan tinggi terbaik yang dirilis oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) pada tanggal 17 Agustus 2017 lalu memang menjadi sorotan oleh civitas akademika UB beberapa hari belakangan. UB sendiri berada di peringkat 8 dengan skor 2.97, padahal pada tahun sebelumnya UB berada di peringkat nomor 5. Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS saat ditemui Infokampus.news pun memberikan tanggapannya terkait turunnya peringkat UB tahun ini.

Prof. Bisri mengaku akan mengambil sisi positif dari penurunan peringkat UB pada tahun ini. Dirinya mengaku UB akan segera berbenah demi terus meningkatkan kinerja dan kualitas UB sehingga di pemeringkatan tahun depan bisa kembali naik dan terus membaik.

“Kita ambil positifnya saja. UB juga akan terus berbenah dan meningkatkan kualitas sehingga tahun depan bisa menjadi lebih baik,” Imbuh Prof. Bisri.

Perubahan Indikator Bawa Dampak Bagi Pemeringkatan

Menurut Prof. Bisri, turunnya peringkat UB pada pemeringkatan tahun ini didasari oleh adanya perubahan aspek atau indikator yang digunakan oleh KEMENRISTEKDIKTI pada tahun ini. Apalagi distribusi presentase dalam tiap aspek pun ikut berubah yang akhirnya berdampak pada skor akhir UB di pemeringkatan tersebut.

“Selama dua tahun belakangan posisi UB terhitung stabil, berada di peringkat 5 atau 6. Begitu indikator untuk tahun ini diganti UB langsung turun ke peringkat 8,” ungkapnya.

Beberapa perubahan yang terdapat dalam indikator penilaian tahun ini diantaranya, penambahan Jumlah program, Jumlah mahasiswa asing, Kinerja pengabdian kepada masyarakat, serta Jumlah artikel ilmiah terindeks per jumlah dosen. pada presentase aspek pun berubah dimana aspek kemahasiswaan tahun ini mendapat presentase lebih besar dimana tahun ini kemahasiswaan mendapat presentase 12 % dibanding tahun lalu yang hanya mendapat 10 %.

Rektor UB Soroti Indikator Pemeringkatan Yang Sering Berubah

Selain itu, Prof. Bisri menyoroti parameter atau indikator versi KEMENRISTEKDKTI yang tiap tahunnya selalu berubah. dirinya mengharapkan kedepannya ada aspek atau indikator yang bersifat tetap sehingga acuan penilaian terhadap universitas pun tidak selalu berubah.

“Indikator itu ada baiknya tidak selalu berubah dalam kurun waktu yang singkat. perubahan indikator yang terus berganti tiap tahunnya juga pastinya memberikan dampak besar bagi peringkat universitas itu sendiri. ada baiknya kalau ada perubahan dilakukan dalam kurun waktu yang lama, 5 sampai 10 tahun. Selain itu adakan juga visitasi, karena data pemeringkatan ini kan masih merupakan data kiriman. Jika ada visitasi kan artinya semua pihak dapat mendengar, melihat, dan mencatat secara langung dan penilaian pun akan jauh lebih kongkret,” Ungkapnya. (uch)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangsung Tanpa Kendala, PKKMB UM 2017 Hari Ini Resmi Ditutup

PKKMB UM 2017 hari ini (19/8) resmi ditutup dengan seremonial penutupan yang digelar di gedung Graha Cakrawala UM. Dalam acara...

Close