Iniloh 4 Manfaat Menulis Latin yang Belum Kamu Ketahui, Apa saja ya?

Infokampus.news – Masih ingatkah dengan pelajaran menulis waktu SD dulu? Pertanyaan ini mungkin lebih tepat ditujukan untuk para generasi X yaitu generasi tahun 1960-1980an. Karena di masa itu, anak-anak Sekolah Dasar masih mempelajari bagaimana cara menulis sambung/latin dengan menggunakan “buku kotak” atau “buku halus” (buku tiga garis).

Lalu, apa sih manfaatnya? Mungkin yang tampak adalah manfaatnya hanya untuk belajar menulis. Yakin hanya itu saja? Ternyata tidak. Berdasarkan berbagai hasil penelitian dari beberapa negara ditemukan bahwa latihan menulis itu penting sekali.

Mengapa? Karena tidak sekedar belajar menulis saja, melainkan juga ada proses lain yang dilatih dalam menulis, yaitu terbentuknya jaringan neuron di otak secara keseluruhan. Selain itu, melatih ketrampilan tangan dan jari (manual dexterity) dan meningkatkan kemampuan asosiatif, daya bayang ruang dan berbagai manfaat lain yang didapatkan dari belajar menulis. Bahkan karena pentingnya, meskipun saat ini memasuki era digital, namun sekolah-sekolah di Perancis mewajibkan siswa-siswa SD nya untuk mahir menulis, sebelum belajar ketrampilan mengetik di komputer.

Baca Juga :  Intip Para Pemenang Kompetisi Menulis Artikel Digitalisasi Kampus menuju World Class University

Lalu, mengapa menulis latin? Sejumlah penelitan, yang paling terkenal salah satunya adalah penelitian tahun 1976 dari jurnal Academic Therapy, menunjukkan bahwa dengan menulis latin akan membantu pemahaman kata yang lebih baik. Selain itu dengan menulis latin, akan melatih kita untuk fokus pada apa yang kita kerjakan sehari-hari. Dengan menulis latin akan mengaktifkan jalur neurologis yang berbeda di otak kita, sehingga otak akan berfungsi dengan maksimal.

Dilihat lebih dalam dari sudut pandang ilmu Grafologi, tulisan latin memiliki makna tersendiri yaitu mengindikasikan adanya kemampuan yang baik dalam berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain. Orang yang memiliki tulisan latin lebih menyukai sebuah proses. Sayangnya tulisan latin di jaman digital ini sudah jarang kita jumpai. Jenis tulisan yang sering digunakan oleh generasi Z dan alpha sekarang ini adalah tulisan cetak/lepas, yang menggambarkan karakter individual dan cenderung lebih menyukai hal-hal yang instan.

Nah, ternyata banyak hal positif yang kita dapatkan dengan menulis sambung. Berharap, semoga kurikulum pendidikan di Indonesia tetap mempertahankan pelajaran menulis latin ini khususnya dimulai dari tingkat Sekolah Dasar. (Ika)

Leave a Reply

Your email address will not be published.