Iniloh Ilmuwan Indonesia yang Berhasil Merancang Robot Gundam Raksasa di Jepang

Infokampus.news – Salah satu ilmuwan Indonesia ikut terlibat dalam pembuatan robot Gundam raksasa di Jepang. dia adalah Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf buatan di Department of Mechanics and Information, Chukyo University, Jepang.

Pembuatan gundam berawal dari gundam global challenge, sebuah pencarian bakat di seluruh dunia, untuk merancang robot gundam skala penuh setinggi 18 meter dan memungkinkannya untuk bergerak. ada banyak ilmu, teknik dan unsur seni di dalam proyek ini.

Shuju Hashimoto merupakan pimpinan Gundam Globa Challenge yang menginisiasi untuk membuat robot gundam berukuran 28 meter dan bisa bergerak. selain Hashimoto ada Pitoyo Hartono sebagai pimpinan, ada anime director Yoshiyuki Tomino, produser film Katsuyuki Motohiro dan Creative Technical Director Seiichi Saito.

“Saya salah satu murid pertama beliau, saya mulai belajar di lab beliau sejak semester akhir S1 sampai menyelesaikan S3” tambah Pitoyo. “Setelah itu saya menjadi research associate di lab beliau selama sekitar 4 tahun, sebelum saya memulai lab saya sendiri di universitas lain.”

Baca Juga :  Respon Persoalan Air, KKN 44 UMM Sulap Sumber Tirta Hening

Pitoyo sebenarnya fokus pada bidang neural network minat terbesarnya adalah mengungkap bagaiamana kecerdasan bisa muncul pada manusia dan alam. untuk itu Pitoyo berpendapat bahwa, untuk memunculkan kecerdasan perlu ada media fisik untuk berinteraksi secara fisik dengan lingkungan sekitar.

karena itu, memerlukan robot dalam penelitian. dia tidak pernah membuat robot yang tidak lebihd ari 50 centimeter. “saya tidak tahu pertimbangan Prof Hashimoto mengajak saya, yang sebenarnya bukan ahli mekanika” Ujar Pitoyo.

Pitoyo bercerita technical leader dari proyek ini, Shuji Hashimoto selaku profesor fisika teknik di Waseda University merupakan entornya. konsentrasi penelitian Hashimoto adalah human informastion processing.

“Riset di lab beliau terdiri dari 4 grup, yakni robotik, image processing, sound and musical processing, dan neural network and artifical intelligence, dialah yang mengajak saya untuk ikut dalam proyek ini” Ungkapnya.  (Jul) 

 

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *