Insinyur UWG Yang Nyasar Di Kedokteran

Infokampus.news, Malang – Insinyur UWG Sabar Setiawidayat, MT resmi menyandang gelar doktor dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Penelitian yang membahas mengenai inovasi rancangan perangkat Elektrokardiograf 12-lead yang dapat memberikan informasi kardiogram dan nilai amplitudo pada setiap lead hasil pemeriksaan, berhasil membawa Sabar Setiawidaya menyeleseikan masa studi di FK UB selama 6 tahun 6 bulan.

Sabar Setiawidayat sendiri adalah dosen Fakultas Teknik Elektro UWG yang sudah memperoleh gelar Doktor di Program Doktor Ilmu Kedokteran Minat Teknologi, Kedokteran Universitas Brawijaya. Ujian terbuka yang dilakukan Rabu (15/03) di Lantai 6 Gedung A FKUB, diskusi setelah paparan hasil penelitian sendiri berlangsung dengan sangat interaktif.

Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo, SpPD, SpJP (K), FIHA, FACC, FESC, FCAPC, FASCC dari FKUB selaku promotor menyampaikan jika Sabar adalah Insinyur yang nyasar ke ranah kedokteran. Tetapi dosen tersebut menyebutkan jika Sabar sudah membuktikan keseriusannya.

Sabar Setiawidayat adalah Doktor ke-2 bagi Program Studi Elektro Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang dan Doktor ke-4 bagi Fakultas Teknik. Diharapkan segera menyusul enam orang dosen yang saat ini sedang berjuang menyelesaikan studi S-3 nya di dalam dan di luar negeri.

Dekan FKUB mengumumkan kelulusan Sabar dengan dengan IPK 3,94 itu membawanya pada gelar baru, yakni Dr. Ir. Sabar Setiawidayat, MT.

Mimpi Baru Insinyur UWG Yang Sudah Menyandang Gelar Di Kedokteran

“Saya memiliki mimpi baru, yakni hasil penelitian disertasi dapat diseminasikan ke seluruh nusantara,” ungkapnya.

“Begitu banyak pelajaran yang saya terima diluar ke ilmuan yang sedang saya pelajari, termasuk juga mempertemukan waktu diantara para promotor dan penguji. Itulah seninya dan itu saya lalui dengan sabar, mengingat status saya saat ini adalah anak dan mahasiswa,” paparnya.

“Ayah tetap sabar seperti biasanya, meskipun saya tahu menghadapi ujian akhir ini beliau dibuat berpikir berat menyesuaikan waktu diantara para promotornya,” demikian komentar Nurhidayat, putra dari Dr. Ir. Sabar Setiawidayat, MT.

Mahasiswa semester 5 Fakultas Ekonomi Universitas Widyagama Malang ini akan terus mengingat pesan ayahandanya untuk menjadi “lebih” dari apa yang sudah diraih oleh sang ayah.

Sabar punya mimpi lain, ke depan para penderita gangguan jantung tidak harus pergi ke rumah sakit di Malang atau Surabaya untuk berobat. Dengan alat temuannya, komunikasi jarak jauh dengan dokter dapat dilakukan. Disadari betul bahwa mensosialisasikan hasil temuan ini butuh waktu panjang.

“Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita lakukan dengan baik dan benar,” begitu harapnya.

Dr. Ir. Fachrudin, MT, Dekan Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang yang juga hadir pada acara diseminasi tersebut berharap, agar tuntasnya studi Dr. Ir. Sabar Setiawidayat, MT ini dapat memotivasi lebih dari 6 orang kandidat doktor dari FT UWG untuk segera menyelesaikan studinya dan kembali berkiprah di Universitas Widyagama Malang. (has)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Merubah Pola Berfikir Masyarakat Tentang Multikultural Antar Umat Beragama

Masyarakat memiliki banyak versi mengenai pola berfikir multikultural antar agama.

Close