Institut ASIA Malang Miliki Rektor Termuda di Indonesia. Selain Cantik, Juga Pernah Jadi Staf Presiden Jokowi

INFOKAMPUS.NEWS – Institut ASIA Malang baru saja memiliki Rektor termuda di Indonesia. Di Usia 27 tahun, Risa Santoso, B.A, M.Ed berhasil meraih jabatan Rektor di Institut ASIA Malang. Wanita asal Surabaya ini berhasil terpilih dari 3 kandidat yang ada.

Institut ASIA Malang

Kepada tim infokampus.news, Risa mengungkapkan bahwa sejak viral dan menjadi Rektor termuda di Indonesia,  follower akun instagramnya @santosorisa meningkat drastis (5/10). Meski belum menikah, Risa yang hobi olahraga dan membaca ini mengaku sudah memiliki calon suami.

Rektor Termuda Indonesia

“Harapan saya nanti Alumni Institut ASIA Malang dapat menjadi generasi PASTI, PROFESIONAL, ACTIVE, SMART, TANGGUH & INOVATIF, mampu memenangkan persaingan di dunia kerja, bahkan bisa menciptakan lapangan kerja di persaingan era Digital Industry 4.0,” ungkap Rektor kelahiran 27 Oktober 1992 ini.

Risa Santoso dilantik sebagai Rektor Institut ASIA Malang pada hari Sabtu 2 November 2019 dan resmi  mengalahkan rekor Rektor termuda di Indonesia sebelumnya yang dipegang oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB). “Saya merasa terhormat , jadi rektor lumayan muda.” ungkapnya.

Ia terpilih berkat kecerdasan dan prestasi yang telah diraihnya.  Rektor Cantik ini menyelesaikan studi pendidikan S1 Jurusan Ekonomi di University of California, Berkeley di Amerika Serikat. Dan melanjutkan S2 Jurusan Pendidikan di Harvard Graduate School of Education. Di Harvard University, ia mengambil jurusan Pendidikan.

Baca Juga :  Resmi! Pelantikan Rektor Unmer Dihadiri Walikota Malang, Walikota Batu Serta Para Rektor Lain

Risa Santoso yang menguasai bela diri Aikido ini kuliah S2 di luar negeri melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sehingga setelah lulus diminta kembali mengabdi untuk negara RI.

Salah satu keunggulannya adalah pengalamannya menjadi Tenaga Ahli Muda di Kantor Staf Presiden  Joko Widodo, selain kelebihannya dalam Pendidikan yang dienyamnya di luar negeri.

Riwayat Karir Risa Santoso sebelum menjabat sebagai rektor Institut ASIA Malang adalah menjadi inisiator Asia Hackaton dan Program magang di luar negeri. Sehingga mahasiswa Institut ASIA Malang sekarang dapat melakukan internship ke perusahaan di luar negeri selama satu bulan agar menjadi lebih mandiri  dan berpandangan lebih luas.

Sebelum menjadi Rektor, wanita cantik berusia 27 tahun  ini terakhir menjadi inisiator aktivitas Asia Entrepreneurship Training Program (AETP). AETP adalah program akselerasi kerjasama Swiss dan Indonesia yang bertujuan membantu pengembangan dan internasionalisasi Startup  muda Indonesia sehingga mendapatkan pendanaan internasional.  Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis di Kampus ASIA.

Dari program tersebut, Institut ASIA Malang terpilih sebagai salah satu dari dua pusat training di Indonesia.  Training yang satunya berada di Jakarta, dimana bertanggung jawab untuk training start up bagian Indonesia Timur.

Baca Juga :  Masa Depan Pendidikan Tinggi kembali ke Kemendikbud di Tangan Menteri Gojek

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) ASIA Malang dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) ASIA Malang yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Wahana Edukasi Cendikia Malang resmi digabung menjadi Institut Teknologi & Bisnis ASIA Malang, atau lebih dikenal Institut ASIA Malang. Pengajuan penggabungan ini berdasarkan SK Menristekdikti No. 774/KPT/I/2019 tanggal 23 Agustus 2019.

Ketua Yayasan Wahana Edukasi Cendikia, Yoyok Hari Subagiono menjelaskan bahwa penggabungan dilakukan agar sinergi antara ilmu digital dan ilmu bisnis dari dua kampus terjadi dan mampu menembus jajaran Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Asia Tenggara.

“Setelah melalui proses penilaian dokumen dan telah divisitasi oleh tim kemenristekdikti pada tanggal 30 Juni 2019, akhirnya SK pendirian Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang telah terbit dan diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII, Bapak Pro. Dr. Ir. Suprapto, DEA kepada kami pada 25 September 2019,” ujar Yoyok.

Institut ASIA Malang memiliki  5 program studi S1 (Sarjana) Manajemen, Akuntansi, Teknik Informatika, Sistem Komputer, Desain Komunikasi Visual, dan 1 Program Studi S2 (Magister) Manajemen. Semua program studi yang ada di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang diatas telah terakreditasi BAN-PT, mengikuti nilai akreditasi saat sebelum penggabungan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga :  Game Ala Bu Susi (Mantan Menteri Kelautan) Ciptaan Tim "Onion Jam" STIKI Malang Raih Prestasi pada GEMASTIK 2019 di Telkom University

“Dengan perubahan bentuk menjadi Institut ini, akan lebih memacu kami dalam memberikan layanan dan kualitas pendidikan yang terbaik bagi putra putri bangsa Indonesia sehingga semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kampus ASIA yang selama ini sudah menjadi pilihan utama masyarakat,” pungkas Yoyok.

Jumlah mahasiswa Institut ASIA berkisar antara 2600 mahasiswa. Mahasiswa baru tahun Akademik 2019/2020 resmi menjadi mahasiswa Institut ASIA, bahkan para wisudawan yang lulus tahun ini juga mendapat ijazah Institut Asia.

“wisudawan tahun 2019 ini ijazahnya sudah memakai Intitut ASIA. Ini kalau menurut peraturan pemerintah yang baru,” pungkas Yoyok.

Segenap Tim infokampus.news Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Risa Santoso Sebagai Rektor Institut ASia Malang. (Rfl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *