Integrated Waste Management, ‘Belanja’ dengan Sampah

Infokampus.news, Malang – Mengelola sampah bisa jadi ide bisnis yang bermanfaat bagi banyak orang. Tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) mengelola sampah jadi alat tukar pembayaran belanja berbasis aplikasi yaitu Integrated Waste Management (IWM).

Mereka adalah Nareswari Cinantya Dewi, Efkafia Gynura Qurratu’ain dan Endah Tri Astutik yang mengusung ide tersebut menyabet juara 2 dalam kompetisi Indonesia Sociopreneur Challenge oleh Surya University beberapa waktu lalu.

Baca Juga :

Aplikasi Layanan Belanja Dibayar dengan Sampah

“Jadi kita bisa membayar belanja dengan sampah yang bisa dikonverkasikan menjadi poin berupa voucher belanja, cash, ataupun paket liburan dan amal,,”kata Efkafia kepada Infokampus.

Integrated Waste Management

“Mudahnya, kustomer belanja kebutuhan rumah tangga di kami lalu barang kami antar ke rumah sekalian ambil sampah (syarat dan ketentuan berlaku. Ataui bisa juga ingin menyetor sampah, maka sampah-sampah itulah yang dkonversikan jadi poin,”imbuh gadis mania yang akrab disapa Rara ini.

Mengatasi Gizi Buruk dan Permudah Berhaji

Ini adalah layanan e-commerce dan aplikasi amal pertama yang menyediakan kebutuhan sehari-hari pelanggan sekaligus mendorong mereka untuk menukar limbah dengan voucher diskon dan donasi. IWM terdiri dari 3 departemen yakni (1) Waste-Market, (2) I-Warteg, dan (3) I-Makkah. I-Warteg dimaksudkan untuk memecahkan masalah gizi buruk dengan menukar limbah dengan makanan gratis.

Sedangkan I-Makkah dimaksudkan untuk membantu yang ‘tidak kaya’ pergi berhaji dalam bentuk tabungan limbah.
Ikut Program 1000 Start Up. Sementara itu, Nahdiyah Hirfiyana Rosita, SE., MM dosen pembimbing tim berharap aplikasi ini bisa direalisasikan dan dikembangkan. Menanggapi hal tersebut, Rara dan tim sigap untuk merealisasikannya, langkah yang diambil adalah bergabung dengan program 1000 start up.

“Kami sudah daftar di program 1000 start up, tapi belum dilanjutkan sementara karena masih mau menyelesaikan akademis dulu,” pungkasnya seraya tertawa.

Penulis : Galuh Pandu

Foto : Galuh – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ini Tips Miliki Mental Sukses Sejak Dini!

Menjadi pengusaha juga butuh pendidikan yang mumpuni, tidak hanya sekedar belajar secara otodidak namun juga harus memiliki bekal teori teori...

Close