International Youth Scientific Meeting, Sharing Ilmu Sharing Kemajuan Teknologi dengan Malaysia

Infokampus.news, Malang – International Youth Scientific Meeting yang digelar hari ini (11/2) di aula FTP UB, menampilkan 3 produk kelompok penelitian dari dua negara Indonesia dan Malaysia. Satu dari 3 kelompok penelitian dari Universitas Putra Malaysia menampilkan hasil penelitian mereka tentang tata cara mengubah struktur pertanian untuk mengurangi kadar kerusakan tanah.

“Kalau disana itu menanam padi pakai traktor terus jadi lama kelamaan tanah akan rusak, jadi kami mencari solusi bagaimana cara mengolahnya agar tidak rusak.” Ungkap Liyana Aqmar dari Teknik Mesin UPM.

Dengan mengubah beberapa komponen pada traktor yang digunakan, ia mengungkapkan kerusakan tanah makin kecil dan tanah yang dipakai bercocok tanam bisa digunakan dengan jangka waktu yang cukup lama.

International Youth Scientific Meeting, Program FTP Untuk Matangkan Persiapan Para Kelompok Peneliti

Lain halnya dengan yang ditampilkan salah satu dari 3 kelompok mahasiswa FTP UB. Ooster, yang mengembangkan teknologi ramah lingkungan dan lebih sehat untuk membuat buah-buahan bertahan lebih lama dari standar biasanya.

“Ini meneruskan produk sebelumnya sekarang ada coating room agar buah tidak banyak terpapar kontaminan. Tetap sih fungsi dasarnya untuk sterilisasi dan ozonisasi buah agar tahan lebih lama dari biasanya.” Ungkap Faidiatul salah satu anggota menerangkan.

Dengan alat milik mereka, buah-buahan yang biasanya hanya bertahan dalam waktu 8 hari bisa tahan hingga 14 hari. Dalam percobaannya ini mereka melakukan ujicoba pada tomat dan stroberi.

FTP UB sendiri sangat mendukung adanya kegiatan ini. Karena dalam ajang ini pihaknya bisa menilai sejauh mana negara lain sudah mengembangkan teknologi mereka dalam bidang teknologi pangan.

“Selain sebagai ajang bertukar ilmu, dalam International Youth Scientific Meeting ini kami bisa mempersiapkan dan mengukur seberapa siap beberapa kelompok dari FTP untuk menghadapi salah satu kompetisi yang dalam waktu dekat akan diikuti.”Tukas Wakil Dekan Bidang kemahasiswaan Yusuf Hendrawan Ph.D.

Pihaknya memfasilitasi 3 kelompok ini agar bisa berbenah dan meningkatkan diri dari hasil evaluasi 5 orang juri yang hadir hari ini. “Mereka ini 3 kelompok sudah masuk dalam kategori 100 besar yang akan maju ke tahap final dari kompetisi Kementrian Pertanian ‘Agriverator’. Kami berharap mereka bisa menang dan kedepan bisa mengkomersilkan produk-produk tersebut,” Tutupnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Meet Westminster Full International Scholarship, Beasiswa S1 yang Juga Tawarkan Program Ekstensi D3 ke S1

Westminster Full International Scholarship yang dikhususkan untuk para pelamar yang berasal dari negara berkembang (termasuk Indonesia). Dan istimewanya, pihak universitas...

Close