Investor Millenial Uji Nyali di FEB UNISMA

INFOKAMPUS.NEWS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (Unisma) bekerjasama dengan PT Bursa Efek Indonesia dan PT Indopremiere Online Trading menyelenggarakan  kegiatan rutin dibidang pendidikan dan pasar modal berupa Sekolah Pasar Modal.

 

Kegiatan ini berlangsung secara konsisten sejak didirikannya Galeri Investasi FEB UNISMA sebagai tempat ajang praktik trading bagi para investor tak kalah serunya adalah investor Milenial yang ada di kota pendidikan yaitu Kota Malang.

Sekolah Pasar Modal Kali ini diselenggarakan untuk Angkatan VII ( Tujuh) dengan narasumber Para Praktisi dari PT. Bursa Efek Indonesia Jawa Timur dan PT IPOT dengan Tema ” Uji Nyali Investasi di Pasar Modal : Tantangan bagi Investor Millenial” merupakan respon atas tingginya minat investor millenial untuk berinvestasi di Pasar Modal Indonesia.

 

Sebelum memulai investasi ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu jenis-jenis dan karakteristik instrumen investasi yang akan kita gunakan, apakah itu saham, reksa dana, obligasi atau deposito.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 23 Oktober 2019 jumlah investor pasar modal mencapai 2,28 juta akun atau SID( Single Investor Identification). Jumlah itu meningkat 41,14% dari akhir 2018 sebesar 1,62 juta SID.

Baca Juga :  Kominfo Larang 11 Data Ini Disebar di Media Sosial

Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis  ( FEB) Universitas Islam Malang, Ibu Nur Diana SE, MSI yang dalam sambuatannya mengapresiasi kesediaan para praktisi dalam hal ini User lulusan FEB  UNISMA  yang turut serta mengawal kesuksesan program unggulan yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISMA.

“ Sekolah Pasar Modal ini merupakan bentuk perwujudan para praktisi turut andil dalam menjalankan kurikulum unggulan yang ada di FEB yaitu mata kuliah Pasar Modal dan Pasar Uang. Mata Kuliah ini selain diampuh oleh dosen FEB UNISMA yang memiliki kepakaran dibidang Pasar Modal juga diampuh oleh para praktisi  melalui Sekolah Pasar Modal”. Untuk sarana penunjang kompetensi mata kuliah ini kami sediakan sarana laboratorium berupa Galeri Investasi  FEB UNISMA.

“ Terima Kasih PT BEI yang kemarin telah memberikan penghargaan kepada Galeri Investasi FEB UNISMA  sebagai 10 Besar Galeri Investasi yang Aktif mampu meraup investor Baru di  Indonesia dan di Tingkatan Jawa Timur Rangking 1 ( pertama). Kami juga berterima kasih kepada PT IPOT yg telah mendukung pencapaian prestasi Galeri Invedtasi FEB Unisma,” katanya.

Baca Juga :  Kampus Unikama Bakal Terima 2000 Mahasiswa Baru di Tahun 2022

 

“Ini merupakan kerja keras dan penghargaan bagi pengelola maupun pegiat Galeri Investasi yang mampu mengajak khususnya Investor millenial untuk bergabung dalam jangka 10 hari. Sosialisasi yang gencar telah dilakukan dan akhirnya kami bisa dinilai berkontribusi menambah jumlah investor milenial,” tambahnya.

“Mayoritas investor kami masuk dalam kategori investor millenial yang cukup dengan modal Rp100.000. Ini  menunjukkan bahwa investasi bukan merupakan hal yang rumit dan mahal, tetapi investasi dapat dimulai dengan mudah, murah dan menyenangkan,” katanya.

Selanjutnya Dekan FEB UNISMA mengajak para peserta SPM untuk  melek investasi dan mensukseskan gerakan “ Yuk Menabung Saham”.

Sementara itu  Narasumber Sekolah Pasar Modal  yang diselenggarakan oleh FEB UNISMA  dari PT IPOT banyak memberikan motivasi kepada investor Millenial.

“Sebagian orang masih beranggapan investasi di pasar modal perlu dana besar, transaksi harus menelepon broker, berisiko tinggi dan rumit,” paparnya.

“Sebenarnya di era digital sekarang, investasi bisa dimulai dengan uang Rp100.000. Caranya pun telah dibuat simpel lewat aplikasi di ponsel cerdas, layaknya mentransfer dana via mobile banking”
“Kemudian adanya fintech (teknologi finansial) yang semakin memudahkan orang berinvestasi di reksadana,” ungkapnya. (Rls/Rfl)

 

Baca Juga :  Kampus Unikama Bakal Terima 2000 Mahasiswa Baru di Tahun 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *