Irwan Anak Kuli Angkut Kejar Ilmu Sampai ke Negeri Sakura

Infokampus.news – Muhammad Irwan Fathurrozi (22) Mahasiwa Institut Sepuluh November (ITS) Surabaya yang baru wisuda minggu lalu akan segera mengenyam pendidikan di Jepang. Hal yang lazim apabila seorang sarjana melanjutkan S2 di luar negeri jika berasal dari keluarga yang berkecukupan. Namun bagi seorang anak pekerja serabutan dan anak kuli angkut, pencapaian tersebut adalah sebuah prestasi yang membanggakan.

Irwan sapaan akrab mahasiswa asal Desa Gowar, Kecamatan Gondang, Nganjuk, Jawa Timur ini adalah putra sulung dari pasangan Subandi (50) dan Sriyati (47). Subandi, ayahnya adalah pekerja serabutan dan kuli angkut sedangkan ibunya, Sriyati adalah ibu rumah tangga sekaligus mengurus sepetak sawah warisan. Mereka berdua sama sekali tak menyangka bila mampu mengantarkan Irwan sampai jenjang master di Negeri Sakura.

Dikutip dari laman jatim.co, Sriyati mengaku bahwa uang hasil panennya hanya mampu untuk mencukupi kebutuhan makan saja.

“Nggih namung cekap damel ma’em yen panen’e sae,” ungkap Sriyati.

Selebihnya, kebutuhan sekolah Irwan hanya mengandalkan beasiswa dari instansi tempat Ia mengenyam pendidikan. Berbagai macam prestasi baik akademik maupun non akademik telah diraihnya sejak Ia duduk di bangku TK. Prestasi itulah yang memudahkan Irwan memeroleh kemudahan dalam pendidikannya jenjang demi jenjang.

Sulung dari 2 bersaudara ini pernah juara di ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Jawa Timur.

“Seingat saya juara dua ya,” kata alumni SMA 1 Nganjuk ini.

Saat menginjak bangku perkuliahan, beragam prestasi disabetnya kembali. Sebagai mahasiswa yang aktif dan rajin Ia dipercaya sebagai Asisten Laboratorium. Selain itu Ia terpilih menjadi delegasi kampus dalam sejumlah kejuaraan internasional meliputi kompetisi di Perth Western tahun 2014 dan Chem e Car se Asia Pasifik di Melbourne Australia.

“Di Melbourne Runner Up dua, saya team leadernya kala itu,” jelas pria kelahiran 20 Oktober 1993 ini seperti dikutip jatim.co.

Penggemar mekanika ini adalah satu diantara 4 nominator yang berhak mendapat beasiswa untuk program master (S2) dan doktoral (S3) di Heroshima University of Japan, Jepang. Laki-laki yang gigih dan ulet ini bercita-cita ingin menciptakan teknologi penyulingan cengkeh dan pemanfaatan kotoran sapi sebagai biogas dan listrik, sebagai teknologi tepat guna yang bisa dimanfaatkan warga Nganjuk meningkatkan kesejahteraan di sisi ekonomi.

Prestasi yang telah diraihnya selama ini diakui tak lepas dari doa dan dukungan orang tuanya. Mereka selalu mengiri langkah putranya dengan doa dan puasa untuk kelancaran anak kesayangannya. Tak lupa Irwan juga senantiasa rajin beribadah dan belajar. (luh) 

Foto: Campuspedia

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tanamkan Nilai Tradisi Pada Mahasiswa, UMM Gelar Nobar

Infokampus.news, Malang - Film merupakan salah satu bentuk kesenian yang dengannya dapat terekam beragam jejak kegiatan suatu bangsa. Indonesia sebagai

Close