ITN Malang Resmikan Pura Kampus Pertama di Malang

INFOKAMPUS.NEWS – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menjadi kampus pertama di Malang yang memiliki Pura Hindu (28/10/19). Pura yang bernama Pura Astanawinayaka dan  berlokasi di Kampus 2 ITN Malang ini diresmikan dengan ritual dan juga ibadah seluruh umat Hindu yang hadir.

Pura ITN Malang

Pura Astanawiyaka yang bermakna delapan penjuru mata angin untuk memegang ilmu pengetahuan ini memiliki lahan seluas 800 m2 di bagian belakang Kampus II ITN Malang dan Pura ini tidak hanya dapat digunakan oleh mahasiswa ITN, tetapi juga umat Hindu di luar ITN.

Rektor ITN, Dr. Ir. Kustamar, M.T. menyampaikan saat di wawancarai oleh tim infokampus.news bahwa ITN Malang ingin membangun karakter cinta NKRI, cinta kebangsaan, dan cinta toleransi antar umat beragama.

“ITN Malang berupaya keras untuk mewujudkan karakter mahasiswa toleran sebagai perguruan tinggi yang menjadi miniatur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Intinya karakter tersebut kita latih dalam kehidupan sehari- hari di kampus,” ujar Rektor ITN ini.

Lokasi Pura yang berdampingan dengan tempat ibadah Umat Islam dan Kristen ini menunjukkan toleransi antar umat beragama yang diupayakan oleh ITN Malang.

Baca Juga :  BRIN Luncurkan 47 Daftar Perguruan Tinggi Klaster Mandiri Tahun 2016-2018

“Keselarasan tiga rumah ibadah ini harapannya bisa menjadi embrio karakter bertoleransi. Nantinya kita akan buat kalender khusus agar setiap rumah ibadah bisa serasi dan bisa harmonis,” ungkap Rektor ITN Malang ini.

“ITN ingin menjadi percontohan atas sikap toleransi antar umat beragama dan antar kebudayaan Indonesia yang memang beragam. Bahwa perbedaan latar belakang agama maupun budaya bukanlah alasan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia. ITN memberikan bekal pendidikan karakter tingkat nasional. Kita mengelola budaya dan agama seluruh Indonesia dalam miniatur ITN,”tambahnya.

Pengarah atau Pembina Pura Astanawinayaka, Ir. I Wayan Pager menyampaikan bahwa Pura Astanawinayaka ITN Malang ini merupakan sumbangan dari ratusan alumni ITN Malang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu juga bagian kontribusi dari yayasan diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp 1 miliar. Dimana Pura ini akan dibangun dalam 5 tahap, dimana saat ini telah mencapai pada tahap ke tiga.

Made Danindra, salah satu mahasiswa ITN beragama Hindu ini menyampaikan sebelumnya ia dan teman-temannya harus beribadah di Pura luar kampus, dengan adanya Pura ini bisa memudahkan dirinya dan temannya yang beragama Hindu untuk beribadah.

Baca Juga :  Banjir Pujian! Intip Gaya Maia Estianty Jadi Dosen Tamu Universitas Indonesia

“Harapan saya dengan Pura ini, mahasiswa ITN bisa memanfaatkan semaksimal mungkin, jadi tidak perlu jauh-jauh mencari tempat ibadah,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni yang menghadiri peresmian Pura Astanawinayaka ITN menyambut baik pendirian Pura Astanawiyaka ITN Malang ini sebagai usaha memupuk Kebhinekaan.  (Rfl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *