Jadi Kampus Futuristik: Unisma Persiapkan Kampus 2 dan Jalin Kerjasama Institut Agama Islam (IAI) Maarif Nahdlatul Ulama (NU) Metro, Lampung

INFOKAMPUS.NEWS – Dalam rangka menjadi Kampus Futuristik, Universitas Islam Malang (Unisma) menjalin kerjasama dengan Institut Agama Islam Maarif Nahdlatul Ulama (IAIMNU) Metro Lampung (7/10).

Acara Penandatangan Kerja Sama ini dihadiri oleh Rektor dari kedua belah pihak, Turut hadir Wakil Rektor Unisma, Direktur, Wakil Direktur Pascasarjana Unisma, Rektor  serta Mahasiswa Pascasarjana, dan Dosen Pascasarjana Institut Agama Islam Maarif Nahdlatul Ulama (IAIMNU) Metro Lampung.

 

Dr. Mispani, M.Pdi, Rektor IAI Maarif NU Metro Lampung,  menyampaikan bahwa ia merasa senang dapat menjalin kerjasama serta menjadi narasumber Seminar Nasional dengan tema:  “Internalisasi Nilai-nilai Aswaja dalam Menangkal Paham Radikalisme di Indonesia” di Pascasarjana Unisma Malang pada hari Senin, 7 Oktober 2019.

Sedangkan Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si,  dalam kesempatan ini memberikan sambutan : “saudara kandung kita dari IAI Ma’arif Lampung, tamu jauh dari Lampung hadir karena sesungguhnya hatinya sangat dekat dengan Unisma. Selalu saya katakan, selamat datang di Kampusnya NU, kampus unggul karena memang unisma kampus unggul di Jawa Timur masuk 5 besar. Dan Selamat datang di kampus terbaik Indonesia karena memang Unisma termasuk kampus terbaik di Indonesia.” paparnya.

Baca Juga :  Adik Masuk Nominasi Calon Rektor ITB, Astrid Ungkap Masa Lalu Hidup Pas-Pasan Hingga Kebanggan Mami Papi

“Dalam era globalisasi seperti sekarang ini.  jangan sampai kita tergerus oleh suatu budaya-budaya baru. Maka saya juga mengucapkan selamat datang di Kampus Islam yang mengibarkan sendi-sendi Islam Ahlul Sunah Wal Jamaah yang selalu built in di dalamnya sikap dan perilaku, pola pikir,interaksi sesama,  bahkan konteks dunia karena Unisma membawa satu jargon, Dari Unisma untuk Peradaban Dunia.” sambungnya.

Rektor Unisma dalam kesempatan ini menyampaikan rencana master plan kampus 2, kampus futuristik Unisma di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. “Unisma yang sudah mencapai usia 38 Tahun. Pak Bandi tahu bagaimana perjalanan Unisma, beliau sempat kuliah walaupun shortcourse di Unisma 3 bulan.  Sebelum 5 tahun belakangan ini, bagaimana  kondisi Unisma, tetapi itu telah diletakkan satu nilai-nilai luhur dan satu  ikhtiar yang dilakukan oleh  orang rektor , pengurus yayasan dsb. Tapi bagaimana 5 tahun terakhir mengalami satu take off  dan perubahan besar-besaran dari fisik maupun non fisik. kucinya adalah satu karena kebersamaan dan keterbukaan.” tambahnya.

“bagaimana kita bisa membangun kalau tidak ada kebersamaan. Kalau kita fokus mengurus energi negatif tidak akan produktif. Pimpinan jangan jadi orang yang elitis, tetapi pimpinan harus jadi orang populis. Dia bisa merangkul semua elemen, orang tua” sambungnya.

Baca Juga :  Menteri PPN Wacanakan Bangun Perguruan Tinggi Teknologi Digital di Ibukota Baru

“Mengembangkan jejaring baik di dalam maupun di luar negeri. Apa artinya rektor jika tidak ada cleaning service. Rektor sekalipun di kampus kita bukan lah orang yang hebat tanpa kebersamaan.”tambahnya.

“Gerakan kebangkitan Islam harus dimulai dari Universitas Islam. Unisma akan jadi lokomotif perubahan Perguruan Tinggi” Tahun 2020 akan kami bangun hotel berlantai 7 milik Unisma. Tahun 2020 kita akan masuk ke akreditasi internasional.Ada 10 Program studi nanti kita semua akan mendorong untuk akreditasi Internasional. kuncinya adlah kebersamaan yang kita bangun. ” ungkapnya. (Rfl)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *