Jalin Kerjasama dengan Kedutaan Besar Perancis, UTU Buka Pusat Bahasa Perancis

Infokampus.news – Berbagai upaya kerjasama terus dilaksanakan untuk peningkatan mutu pendidikan di Universitas Teuku Umar (UTU). Pada Kamis (23/02/2017) UTU membuka Pusat Bahasa Perancis yang berkerjasama dengan Institut Francais Indonesia (IFI) Kedutaan Perancis Indonesia di Jakarta. MoU tersebut langsung di tandatangani oleh Atase Kerjasama Bidang Bahasa Kedutaan Besar Francis, Francois Roland-Gosselin dan Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE, MBA.

Pada kegiatan tersebut turut hadir Wakil Atase Kerjasama Bidang Bahasa Kedutaan Besar Francis Kartika Moulia, Kadis Parawisata Aceh Barat Drs. Muslim Raden, M.Si, Wakil Rektor I UTU Dr. Alfizar, DAA, Kabag dan Kasubbag di Lingkup UTU serta para dosen, staf dan mahasiswa Universitas Teuku Umar.

Wakil Rektor I Dr. Alfizar, DAA selaku ketua panitia pelaksana kegiatan tersebut menyampaikan bahwa bahasa merupakan alat untuk mempersatukan bangsa-bangsa. “Bahasa ini mempererat kesatuan kita dengan peningkatan hubungan emosional, bahasa juga bisa mempersatukan seluruh suku bangsa dan etnik. Bahasa Perancis ini juga merupakan bahasa yang sangat romantis,” jelas Dr. Alfizar, DAA disambut dengan tawa para peserta.

Baca Juga :  Ajarkan Simulasi Untuk Dalami Masalah Penataan Wilayah

Pada kesempatan yang sama juga Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE, MBA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Atase Kerjasama Bidang Bahasa Kedutaan Besar Perancis yang sudah mempercayakan UTU untuk membuka laboratorium Pusat Bahasa Perancis di UTU.

Dilanjutkannya dengan menguasai Bahasa berarti akan mempermudah untuk mengusai ilmu pengetahuan. “Karena dengan Bahasalah kita mendapatkan berbagai macam referensi ilmu pengetahuan. Jadi kita beruntung sekali mendapat kepercayaan dari Kedutaan Perancis yang telah membantu kita mendirikan laboratorium Pusat Bahasa Perancis, oleh karena itu kita memberikan apresisasi yang tinggi kepada kedutaan perancis khususnya kepada Kedutaan Besar Perancis,”ujar Prof. Jasman.

“Kita berharap Pusat Bahasa Perancis ini bisa berkembang dengan baik di UTU ini, karena dengan adanya Lab. bahasa ini akan memberikan kemampuan Bahasa Perancis bagi dosen dan mahasiswa UTU untuk memperoleh kesempatan beasiswa untuk melanjutkan studi program master dan doktor di luar negeri, terutama di Eropa,”tambah Rektor.

Baca Juga :  Rektor Lantik Tiga Wakil Dekan Baru FISIP UB

Sementara itu Atase Kerjasama Bidang Bahasa Kedutaan Besar Francis, Francois Roland-Gosselin juga mengapresiasi kerjasama itu, hal tersebut disampaikannya dalam Bahasa Perancis pada sambutan sebelum meresmikan Pusat Bahasa Perancis di UTU.  “Ini bisa menjadi tanda bahwa ada kemajuan dalam peningkatkan hubungan antara Perancis dan Indonesia khususnya dibidang pengembangan Bahasa Perancis dan ini juga dapat menjadi jembatan penguat dialog budaya antara Indonesia dan perancis melalui Bahasa,”ungkap Francois Roland.

Menurut Roland, keputusan Rektor UTU membuka Pusat Bahasa ini merupakan keputusan yang tepat karena dengan itu akan membuka jalan baru dan berkontribusi bagi perekonomian lokal dan keadaan sosial di wilayah Aceh dan juga dapat membuka peluang besar untuk program layanan teknologi, pertukaran informasi dan juga pertukaran SDM antara Perancis dan Indonesia. Roland juga menyampaikan bahwa UTU juga dapat berkesempatan besar untuk memproleh beasiswa untuk melanjutkan studi dengan program double degree dan juga magang. “Tidak hanya untuk pertukuran pelajar saja namun juga untuk kesempatan mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan besar Perancis yang ada di Indonesia seperti Total, Alstom, Lafarge, AXA, Lorial dan dibidang parawisata ada Accor dan lain-lain,”tambahnya. (FAM)

Baca Juga :  Ahmad Ibnu Atho'illah, Mahasiswa UB Pelopor Perubahan Budaya dan Kesenian Di Malang Raya

 

Sumber: Ristekdikti

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gelar Konser Istoria, Sociomusica FISIP UB Sampaikan Pesan Keharmonisan Lewat Nada

Paduan suara mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Brawijaya, Sociomusica Choir menggelar Konser “Istoria”.

Close