Jangan Panik! Warga Berkebutuhan Khusus Silakan Daftar di 3 Kampus ini

INFOKAMPUS.NEWS – Anak dengan karakteristik khusus (ABK) yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik. Karena karakteristik dan hambatan yang dimiliki, ABK memerlukan bentuk pelayanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan potensi mereka.

Anak berkebutuhan khusus bisa dikategorikan diantaranya adalah tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, kesulitan belajar, gangguan prilaku, anak berbakat, anak dengan gangguan kesehatan dna kesulitan bersosialisasi.

Menurut pasal 15 UU no 20 tahun 2003 mengenai Sisdiknas bahwa jenis pendidikan bagi ABK adalah pendidikan khusus. pendidikan khusus yang dimaksud merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaraan karena kelalaian fisik, emosional, mental, dnan lain sebagainya.

Misalnya tunanetra memerlukan modifikasi teks atau yang biasa kita kenal dengan tulisan Braille dan tunarungu berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. untuk jenjang pendidikan SD, SMP, SMA ada sekolah luar biasa yang memfasilitasi warga dengan kebutuhan khusus. namun bagaimana dengan perguruan tinggi?

Dilansir melalui kompas.com, berikut 3 Perguruan tinggi yang menerima Anak Berkebutuhan Khusus:

Baca Juga :  UNEJ Tampung 2272 Mahasiswa Yang Lolos SNMPTN 2021

Politkenik Negeri Jakarta 

PNJ Menyediakan program pendidikan kejuruan DIII dengan bidang konsentrasi desain grafis, kerajinan tangan, seni dan aplikasi komputer  untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

Program ini biasanya disebut IEP atau Individualized Education Program. program pendidikan dilaksanakan secara individu sesuai kurikulum yang diadaptasi dan disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa.

BINUS UNIVERSITY 

Program ini bernama Intensive Course on Inclusive Education (ICIE). jurusan dan Lab Psikologi milik Binus University yang bekerja sama dengan Mimi Institute.

ICIE merupakan program untuk mengedukasi masyarakat mengenai pendidikan inklusi, baik manajmen maupun program pembelajaran individual. dilaksanakan dalam 2 bagian, bagian pertama membahsa pendidikan inklusi dan konsepnya, berkenalan dengan jenis anak berkebutuhan khusus serta cara berinteraksi dan penanganan belajarnya.

Untuk bagian kedua, lebih banyak kegiatan dan penerapan langsung yaitu manajemen kelas inklusi (mengajar siswa berkebutuhan khusus pada kelas reguler) dan mengobservasi, membuat profil anak, serta menerapkan program pembelajaran individual (PPI).

Keterlibatan akademisi seperti dosen, profesional seperti psikolog dan konsep terapi serta orangtua mahasiswa abk untuk mengetahui apa saja yang dikembangkan dari mahasiswa berkebutuhan khusus sesua minat dan bakat mereka.

Baca Juga :  UM Buka Kuota SNMPTN 2021 Sebanyak 1.965 Mahasiswa

UNIVERSITAS INDONESIA 

SIMAK Universitas Indonesia

Universitas Indonesia memiliki layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan. tidak ada syarat khusus untuk mahasiswa UI mengikuti pelayanan.

Pendampingan pelayanan akan disesuaikan dengan permintaan dan kondisi mahasiswa itu, apalagi mahasiswa abk yang sudah mandiri biasanya tidak membutuhkan banyak bantuan. (Edt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *