Jarang Temui Tanaman Ciplukan? Ternyata Buah ini Obat Mujarab!

Infokampus.news, Malang – Sekarang jarang sekali bisa kita jumpai pohon ciplukan di sekitaran pekarangan rumah, padahal dahulu tanaman ini tumbuh liar dan banyak digunakan sebagai pelengkap dapur oleh orang tua jaman dahulu. Namun ternyata, tahukah kamu kalau pohon ciplukan ini mampu menyembuhkan berbagai penyakit kronis yang sering diderita manusia.

Sejak tahun 2006 salah satu tim dari Farmakologi Universitas Brawijaya telah meneliti tanaman yang mulai langka ini.

“Penelitian kami ini sudah sejak tahun 2006, kita kumpulkan data,” ujar Dr. drg Nur Permatasari, MS, ketua dari tim farmalogis UB.

Turunkan Hipertensi, Penyakit Cukup Mematikan

Ia dan rekan kelompoknya berhasil mengolah ekstrak daun ciplukan ke dalam bentuk bubuk dan dikemas dalam bentuk kapsul yang dinamai ‘Physatens’. Khasiat dari ekstrak kapsul buah ciplukan ini salah satunya sebagai obat hipertensi, yaitu salah satu penyakit yang berujung pada penyakit stroke yang cukup mematikan.

“Ini salah satu khasiatnya, baru satu ya mampu mengobati penyakit hipertensi, kita semua tahu ya penyakitbini berujung stroke. Menurut penelitian, resiko kematian akibat penyakit stroke ini bisa hingga 4x lipat,” paparnya kepada tim infokampus.news.

Kendati demikian, ia berharap para penderita mau menjaga pola hidup agar tetap sehat dan sesuai dengan jalur yang benar. Karena bagaimanapun khasiat sebuah obat paling manjur, jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat akan sia-sia saja.

“Tapi ya harus diimbangi dengan pola hidup sehat, seperti turunkan berat badan, makan makanan sehat dan bergizi, olahraga, diet rendah garam dan juga pastinya jangan merokok.” tutupnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin Gunakan Sepeda ke Tempat Kerja Tapi Jauh? Coba Manuver Sepeda Cepat Ala Mahasiswa Ini!

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Brawijaya (UB) membuat alat bernama E-Bike untuk me-manuver sepeda para pecintanya.

Close