Jaring Bakal Calon Dekan FIB UB, Panitia Pastikan Calon Dekan Berasal Dari Luar Fakultas

Infokampus.news, Malang – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) kembali akan menyelenggarakan prosesi pemilihan Dekan Fakultas untuk periode 2017-2021. Hal tersebut dikarenakan masa jabat Dekan periode 2013 – 2017 yaitu Prof. Ir. Ratya Anindita, MS. Ph.D akan berakhir. Panitia penjaringan calon dekan FIB UB pun telah terbentuk dengan Efrizal, MA bertindak sebagai Ketua panitia. berharap bahwa kerja panitia bisa berjalan maksimal dan transparan sehingga bisa menghasilkan keputusan yang legal secara hukum dan memenuhi harapan semua pihak.

Panitia Penjaringan Sediakan Pildek Corner Untuk Sarana Informasi

Panitia penjaringan dekan FIB kali ini juga menyediakan Pildek Corner yang bertempat di Gedung A FIB UB. Nantinya, Pildek corner ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana informasi dan sosialisasi terkait prosesi penjaringan Calon dekan FIB. Di tempat ini, semua civitas akademika dapat mengakses informasi seputar proses pilihan dekan.

Kerja panitia penjaringan calon dekan FIB UB ini terbagi menjadi delapan langkah kerja yaitu Pengumuman secara terbuka, pendaftaran calon dekan, pengembalian borang kesediaan menjadi bakal calon dekan, seleksi administratif, penetapan nama calon dekan, pengumuman nama calon dekan, kampanye, dan pemungutan suara. Secara resmi, kerja panitia akan berakhir 13 Oktober 2017.

Tidak Ada Bakal Calon Dekan Dari FIB Yang Dapat Penuhi Syarat

Selain itu, panitia penjaringan bakal calon dekan FIB UB pun memastikan bahwa tidak ada bakal calon dekan dari dalam FIB yang memenuhi syarat. Seperti dilansir dalam laman UB, Efrizal, ketua panitia pildek pun membenarkan hal ini.

“Dua orang yang sedianya digadang-gadang menjadi calon dekan gugur akibat salah satu syarat tidak terpenuhi” pungkasnya.

Bila mengacu pada Peraturan Rektor Nomor 22 Tahun 2014 tentang Penjaringan, Pertimbangan, dan Pengangkatan Calon Dekan UB, Dalam FIB sendiri terdepat tujuh orang yang memenuhi syarat jabatan fungsional lektor kepala. Namun dari segi umur, hanya ada dua dari tujuh orang tersebut yang memenuhi syarat, yaitu Dr. Eti Setiawati dan Dr. Warsiman yang masing-masing merupakan dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Namun sayangnya, kedua kandidat ini gugur akibat persyaratan pengalaman jabatan struktural yang belum memenuhi syarat, dimana keduanya belum pernah menjabat sebagai ketua Jurusan/ bagian/ program studi di lingkungan Universitas Brawijaya. (uch)

 

 

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UWG Malang Lakukan Evaluasi Pada Tiap Proposal Hibah DRPM Kemenristek Dikti

LPPM UWG Malang lakukan evaluasi pada dua puluh tujuh judul proposal penelitian yang mendapat pendanaan hibah DRPM

Close