Jelang Akhir Tahun UB Terus Berbenah Diri, Mulai Gedung Baru EM dan DPM UB Hingga Sosialisasi Sistem Kearsipan

Infokampus.news, Malang – Mulai hari ini (15/11) Eksekutif Mahasiswa (EM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Brawijaya (UB) resmi memiliki gedung baru yang bertempat di sebelah kantin Citra Land (CL). Bangunan dengan dua lantai ini nantinya akan ditempati seluruh mahasiswa yang tergabung di EM dan DPM UB.
Dalam peresmian bangunan yang akan ditempati oleh EM dan DPM ini Presiden EM, M. Nur Fauzan berterima kasih atas atensi dan fasilitas yang diberikan para petinggi kampus. “Kedepannya juga akan ada akses mudah bagi disabilitas untuk menaiki tangga menuju Gedung Baru kami,” jelasnya.
Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR., MS., juga menyambut baik kehadiran gedung baru EM dan DPM UB dan berharap gedung ini mampu menjadi fasilitas untuk meningkatkan kinerja EM dan DPM. “Saya selalu mengatakan jika kemahasiswaan sudah mencapai puncak prestasi di Nasional. Saya harap Presiden EM dan DPM serta aktivis lainnya dapat naik satu langkah ke tahap internasional,” sambut Prof. Nuhfil.
Disisi lain UB juga mulai berbenah dalam urusan kearsipan akademik yang selama ini masih menjadi tanggung jawab utama bagian umum. Untuk mensinergikan semua elemen yang ada di kampus, maka salah satu pemateri Susanti, S.Sos., M.Hum., Arsiparis Ahli Madya dari ANRI dalam Sosialisasi Kearsipan hari ini (15/11) mengingatkan kembali bahwa kearsipan merupakan tanggung jawab bersama tidak hanya di satu elemen saja.
“Kalau umum ya khusus untuk mengelola arsip umum. Kalau di akademik dan kepegawaian ya harus kelola arsip masing-masing.” Tukasnya.
Selain memberikan materi mendasar soal kearsipan, ia mengingatkan betapa arsip merupakan sebuah dokumen yang sangat berharga. Bukan hanya untuk memudahkan pendataan, namun arsip juga berfungsi sebagai sebuah bukti konkrit.
“Pernah ada kejadian pak menteri masuk penjara, tapi pejabat eselon 2 nya pimpin 10 anak buah mencari arsip untuk buktikan pak menteri tidak bersalah tidak bisa ketemu filenya. Kenapa? Adanya di karung-karung, ga ketemu. Kesalahan ini mahal sekali memang untuk mereka. Belajar dari itu arsip UB akan jadi cerminnya UB. Arsip akan dilaporkan presiden nah kondisi kearsipkan akan jadi salah satu indikator penentu juga baik tidaknya kita.” Tutupnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Resmikan Tax Center, Mahasiswa UNISMA Bisa Dapat Benefit Ini!

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (Unisma) dan DJP 3 Jawa Timur hari ini resmikan tax center di depan...

Close