Jumlah Pendaftar Semakin Banyak, Ini Suasana Ujian SBMPTN 2017 di UIN Maliki Malang!

Infokampus.news – Penyelenggaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2017 telah mencapai tahap paling akhir. Tepat pada hari ini 16 Mei 2017 seluruh peserta SBMPTN akan memperebutkan kursi menuju perguruan tinggi negeri idaman melalui ujian SBMPTN 2017. Seluruh Panitia Lokal penyelenggara SBMPTN 2017 disibukkan dengan berbagai persiapan, tak terkecuali Panlok 55 yang mencakup daerah Malang Raya.

Berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh Panlok 55 SBMPTN ini antara lain penyebaran tempat tes sebelum hari H ujian SBMPTN, dilanjutkan dengan keterangan resmi dari Panlok 55 hari ini dalam acara press conference yang diadakan di gedung A1. Universitas Negeri Malang. Pada acara ini hal yang dibahas oleh Panlok 55 adalah jumlah peminat terbanyak dari masing masing prodi di 3 kampus (UIN, UB, UM), kesiapan fasilitas 3 kampus penyelenggara ujian SBMPTN 2017 baik ujian PBT maupun CBT, antisipasi kecurangan saat ujian SBMPTN akan berlangsung, dan informasi ujian keterampilan.

Dalam SBMPTN terdapat 3 kategori kelompok ujian yakni, Kelompok Ujian Saintek, Kelompok Ujian Soshum, dan Kelompok Ujian Campuran. Berbeda dengan kelompok ujian Saintek dan Soshum SBMPTN yang jumlahnya cukup banyak, kelompok ujian campuran hanya berjumlah 3.790 peserta.

Pada SBMPTN 2017 UIN Maulana Malik Ibrahim ditunjuk sebagai lokasi ujian campuran di Panlok 55 Malang dan meminjam ruang kelas tambahan di Universitas Islam Malang (Unisma).

Rinciannya 2.200 peserta Kelompok Ujian Campuran akan menjalani ujian di UIN Maliki. Pihak UIN Maliki nampak telah mempersiapkan ruangan dan fasilitas beserta pengawas dengan baik hal ini dibuktikan dengan suasana yang terbilang kondusif.

Salah satu peserta kelompok ujian Campuran kategori PBT menceritakan bahwa soal yang dikerjakan cukup sulit, “Soal ujian masuk perguruan tinggi memang selalu sulit, namun dengan persiapan seperti bimbingan belajar, mengikuti try out, dan berdoa saya yakin optimis bisa masuk ke kampus pilihan saya yaitu Universitas Brawijaya dan Undip” ungkap Nandia ditemui di luar ruangan kelas (16-05-2017).

Nandia juga mengatakan melaksanakan ujian di UIN Maliki Malang adalah pengalaman baru baginya, “bagi saya ini adalah pengalaman baru yang sangat menyenangkan utamanya saya ditunggu langsung oleh orang tua yang datang jauh jauh dari Bandung”.

UIN Maliki Malang juga mengantispasi dengan memblok semua situs membahayakan agar ujian CBT berlangsung lancar, di setiap pos penjaga selalu melakukan pengawasan guna menjaga situasi kondusif dan sebagai langkah pencegahan adanya praktek kecurangan  (FAM)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Report Tes Kemampuan Dasar Saintek Selesai, Peserta Akui Soal Cukup Sulit

Tes Kompetensi dasar Kelompok Saintek saat ini telah selesai di laksanakan. Dari pantauan Infokampus di lokasi tes Fakultas Ekonomi Universitas...

Close