Kabar Gembira! Tahun ini Kemenag Beri 100 Beasiswa untuk Santri

Infokampus.news – Kementerian Agama meluncurkan Program Beasiswa Santri yang dikhususkan untuk para pelajar yang memiliki latar belakang pondok pesantren, yang bertempat di Auditorium KH. M Rasjidi Kementerian Agama, Jl MH Thamrin No 62 Jakarta Pusat, Senin 12 November 2018.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pemberian beasiswa santri Lembaga Pembiayaan Dana Pendidikan (LPDP) ini telah lama dirancang oleh pemerintah. Untuk tahap pertama, pemerintah akan memberikan kesempatan kepada 100 orang mahasiswa S2 dan S3.

“Ini prosesnya cukup lama. Perjuangan agar santri bisa mendapatkan porsi khusus untuk bisa mendapatkan LPDP. Tahap pertama 100 santri bisa melanjutkan S2 dan S3,” ujar Lukman di Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (12/11).

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kementerian Keuangan untuk memperluas akses bagi santri berprestasi untuk bisa kuliah di 200 universitas ternama di dunia menurut pemeringkat internasional, yaitu Quacquarelli Symonds (QS), Times Higher Education (THE), dan  Academic Ranking of World University (ARWU) ditambah dengan top 50 program studi berdasarkan Quacquarelli Symonds (QS). dengan bidang yang ditawarkan antara lain, ilmu kedokteran, kesehatan, farmasi, keperawatan, dan ilmu murni.

ersyaratan pendaftaran beasiswa santri LPDP adalah pertama merupakan santri aktif, pendidik dan atau tenaga kependidikan di Pondok Pesantren minimal 3 tahun terakhir. Kedua merupakan Alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (APBS) yang pada saat mendaftar aktif dalam pengembangan Pondok Pesantren minimal 3 tahun terakhir. Ketiga, pondok pesantren terdaftar dalam list Kemenag.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa program ini merupakan tonggak sejarah baru, karena negara lebih memberikan perhatian kepada santri yang telah memiliki andil besar terhadap sejarah Indonesia.

“Ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah bukan hanya untuk pendidikan umum, namun juga pendidikan agama. Pemerintah merasa perlu memberikan beasiswa kepada mereka yang secara khusus mempelajari agama,” kata Rommy.

Program ini pun dianggap Rommy, sekaligus untuk menepis propaganda yang selama ini menyebutkan bahwa Jokowi anti-Islam. Bahkan sebelumnya Jokowi juga telah meluncurkan program di pesantren lainnya seperti bank wakaf mikro, dan juga rencana balai latihan kerja (BLK) untuk pesantren dan lainnya.

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Aplikasi Gelang Kesehatan
Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi Gelang Kesehatan

Infokampus.news - Tim Mahasiswa UGM melalui startup Majatech, memperkenalkan Kanafit, sebuah aplikasi mobile untuk mengukur beberapa indikator kesehatan penting. Beberapa indikator yang diukur

Close